Gasak Motor Mahasiswa Cantik, 2 Montir Ditembak Saat Serang Polisi Pakai Kunci T
Selasa, 24 Agustus 2021 - 12:06 WIB
loading...
Dua montir nekad curi motor, akhirnya ditembak polisi di Surabaya. Foto/iNews TV/Yudha Bahar
A
A
A
SURABAYA - Beralasan bengkel motornya sepi pelanggan dampak pendemi COVID-19, dua montir yang diketahui bernama Fathqur Rozy Yudik Permana (26), dan Fahmi Reza (25) nekad melakukan aksi pencurian motor (Curanmor).
Baca juga: Gasak Motor Karyawan Minimarket di Palembang, 2 Pelaku Curanmor Diringkus Polisi
Tak main-main, warga Jalan Semolowaru, Kota Surabaya; dan Jalan Raya Padangan, Kabupaten Bojonegoro ini, telah lima kali melancarkan aksinya menggasak motor milik para korbannya di Kota Surabaya.
Saat akan ditangkap petugas dari Polsek Sukolilo, kedua pelaku melancarkan perlawanan. Bahkan mereka berani menyerang petugas dengan kunci T. "Mereka terpaksa kami lumpuhkan dengan tembakan, karena melakukan penyerangan," ujar Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin.
Baca juga: Jadi Tempat Berhubungan Seks Pasangan Liar, Warung di Labuhanbatu Utara Dirobohkan
Zainul mengatakan, kedua pelaku curanmor ini berhasil ditangkap usai kepergok mencuri motor milik korbannya seorang mahasiswi yang diketahui bernama Farah Zafira (20) warga Ngagel Jaya Selatan, Kota Surabaya, di sebuah warung kopi di Jalan Semolo Waru.
Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku telah mencuri lima motor, dan seluruhnya dijual ke wilayah Pulau Mmadura. Uang hasil pejualan dibagi untuk memenuhi biaya kebutuhan sehari-hari. "Bengkel sedang sepi, tak ada penghasilan," ujar Fathqur Rozy Yudik Permana.
Baca juga: Tangis Pecah di Grobogan, Hendak ke Pasar Pasutri Tewas Terseret Truk Sejauh 15 Km
Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita dua kunci T, dan dua unit sepeda motor sebagai barang bukti. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka yang terancam hukuman lebih dari lima tahun penjara tersebut, terpaksa mendekam di dalam tahanan Polsek Sukolilo.
Baca juga: Gasak Motor Karyawan Minimarket di Palembang, 2 Pelaku Curanmor Diringkus Polisi
Tak main-main, warga Jalan Semolowaru, Kota Surabaya; dan Jalan Raya Padangan, Kabupaten Bojonegoro ini, telah lima kali melancarkan aksinya menggasak motor milik para korbannya di Kota Surabaya.
Saat akan ditangkap petugas dari Polsek Sukolilo, kedua pelaku melancarkan perlawanan. Bahkan mereka berani menyerang petugas dengan kunci T. "Mereka terpaksa kami lumpuhkan dengan tembakan, karena melakukan penyerangan," ujar Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin.
Baca juga: Jadi Tempat Berhubungan Seks Pasangan Liar, Warung di Labuhanbatu Utara Dirobohkan
Zainul mengatakan, kedua pelaku curanmor ini berhasil ditangkap usai kepergok mencuri motor milik korbannya seorang mahasiswi yang diketahui bernama Farah Zafira (20) warga Ngagel Jaya Selatan, Kota Surabaya, di sebuah warung kopi di Jalan Semolo Waru.
Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku telah mencuri lima motor, dan seluruhnya dijual ke wilayah Pulau Mmadura. Uang hasil pejualan dibagi untuk memenuhi biaya kebutuhan sehari-hari. "Bengkel sedang sepi, tak ada penghasilan," ujar Fathqur Rozy Yudik Permana.
Baca juga: Tangis Pecah di Grobogan, Hendak ke Pasar Pasutri Tewas Terseret Truk Sejauh 15 Km
Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita dua kunci T, dan dua unit sepeda motor sebagai barang bukti. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka yang terancam hukuman lebih dari lima tahun penjara tersebut, terpaksa mendekam di dalam tahanan Polsek Sukolilo.
(eyt)
Lihat Juga :