Pasukan Gabungan Polri Ditembaki KKB Saat Evakuasi Karyawan PT Indo Papua di Yahukimo
Selasa, 24 Agustus 2021 - 00:23 WIB
loading...
A
A
A
Rombongan melanjutkan perjalanan, namun kembali dihadang dengan tembakan. Sempat terjadi kontak tembak sekitar 30 menit lamanya. Pasukan gabungan yang mencoba bergerak maju, terhalang oleh barikade enam batang pohon yang sengaja ditebang dan ditaruh melintang jalan.
![Pasukan Gabungan Polri Ditembaki KKB Saat Evakuasi Karyawan PT Indo Papua di Yahukimo]()
Dalam kontak tembak tersebut, sejumlah anggota polisi terluka. Yakni AKP I Putu Edi Wirawan yang terluka pada leher, Bripka Irwan terluka di kaki kanan, serta Bharatu Nimrot terluka di tangan kanan. Mereka terluka akibat rekoset atau pantulan peluru saat terjadi kontak tembak.
Selain itu, helm yang dikenakan Iptu Arif Rahman juga nampak bekas tembakan. Tembakan yang dilancarkan anggota kelompok teroris bersenjata tersebut, juga mengakibatkan pecahnya kaca mobil yang digunakan pasukan gabungan. Puluhan lubang tembakan, juga terdapat di bagian kap dan boks mobil.
Baca juga: Cerita Pangreh Praja Bojonegoro dan Para Benalu Penghalang Revolusi Kemerdekaan Indonesia
Usai kontak tembak, pasukan gabungan kembali melanjutkan perjalanan dengan terlebih dahulu membersihkan barikade batang pohon. Pasukan gabungan akhirnya tiba di Kantor Pusat PT Indo Papua. Saat dilakukan pengecekan, sudah tidak ada karyawan di lokasi tersebut.
Baru bergerak sekitar 500 meter dari kantor pusat PT Indo Papua, rombongan pasukan gabungan akhirnya menemukan para karyawan yang telah menyelamatkan diri di rumah warga Kali Braza. Mereka lalu diangkut untuk dievakuasi ke Polres Yahukimo.
Karyawan PT Indo Papua dari kantor Kali yegi, yang berhasil dievakuasi antara lain Dedi Saparo (43); Cending Saparo (33); Jhon Usior (40); User Layak (15); Ucil; Gasper Joukilni (31); Gleis Magayang; Tomis Kobak (34); Aim Magayang; Alkob Alia; dan Amos Charles Marisan (24).

Dalam kontak tembak tersebut, sejumlah anggota polisi terluka. Yakni AKP I Putu Edi Wirawan yang terluka pada leher, Bripka Irwan terluka di kaki kanan, serta Bharatu Nimrot terluka di tangan kanan. Mereka terluka akibat rekoset atau pantulan peluru saat terjadi kontak tembak.
Selain itu, helm yang dikenakan Iptu Arif Rahman juga nampak bekas tembakan. Tembakan yang dilancarkan anggota kelompok teroris bersenjata tersebut, juga mengakibatkan pecahnya kaca mobil yang digunakan pasukan gabungan. Puluhan lubang tembakan, juga terdapat di bagian kap dan boks mobil.
Baca juga: Cerita Pangreh Praja Bojonegoro dan Para Benalu Penghalang Revolusi Kemerdekaan Indonesia
Usai kontak tembak, pasukan gabungan kembali melanjutkan perjalanan dengan terlebih dahulu membersihkan barikade batang pohon. Pasukan gabungan akhirnya tiba di Kantor Pusat PT Indo Papua. Saat dilakukan pengecekan, sudah tidak ada karyawan di lokasi tersebut.
Baru bergerak sekitar 500 meter dari kantor pusat PT Indo Papua, rombongan pasukan gabungan akhirnya menemukan para karyawan yang telah menyelamatkan diri di rumah warga Kali Braza. Mereka lalu diangkut untuk dievakuasi ke Polres Yahukimo.
Karyawan PT Indo Papua dari kantor Kali yegi, yang berhasil dievakuasi antara lain Dedi Saparo (43); Cending Saparo (33); Jhon Usior (40); User Layak (15); Ucil; Gasper Joukilni (31); Gleis Magayang; Tomis Kobak (34); Aim Magayang; Alkob Alia; dan Amos Charles Marisan (24).
(eyt)
Lihat Juga :