Pemkot Palopo Ikut Rakornas Percepatan Penanganan Stunting
Senin, 23 Agustus 2021 - 18:04 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Dinas Kominfo Kota Palopo, Baso Sulaiman yang turut ikut dalam kegiatan ini menyampaikan pentingnya kegiatan ini, di mana persoalan stunting harus menjadi perhatian.
"Seperti pesan Wali Kota Palopo, stunting harus ditangani bersama secara lintas sektor. Olehnya itu tadi yang ikut kegiatan selain saya, juga diikuti oleh Dinas DPPKB, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, karena begitu pentingnya kegiatan ini," katanya.
Baca juga:Coaching IGA Kota Palopo, Balitbangda Dorong OPD Berinovasi
"Peserta yang telah terdaftar sebanyak 2.600, yang terdiri dari kementerian, kelembagaan, 34 provinsi, bupati dan wali kota dari 150 daerah yang menjadi prioritas penanganan di 2022," lanjut Baso Sulaiman.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan, Kota Palopo, Taufiq menambahkan, angka stunting di Kota Palopo tahun 2020 sebanyak 691 anak atau sekitar 5,65%.
"Seperti pesan Wali Kota Palopo, stunting harus ditangani bersama secara lintas sektor. Olehnya itu tadi yang ikut kegiatan selain saya, juga diikuti oleh Dinas DPPKB, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, karena begitu pentingnya kegiatan ini," katanya.
Baca juga:Coaching IGA Kota Palopo, Balitbangda Dorong OPD Berinovasi
"Peserta yang telah terdaftar sebanyak 2.600, yang terdiri dari kementerian, kelembagaan, 34 provinsi, bupati dan wali kota dari 150 daerah yang menjadi prioritas penanganan di 2022," lanjut Baso Sulaiman.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan, Kota Palopo, Taufiq menambahkan, angka stunting di Kota Palopo tahun 2020 sebanyak 691 anak atau sekitar 5,65%.
Lihat Juga :