Pembangungan Berdampak bagi Warga Pinggiran, Ini Saran Guru Besar Unpad
Senin, 23 Agustus 2021 - 15:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Fakta Baru Kasus Pembunuhan Perempuan Terbungkus Selimut, Korban Tinggal Seorang Diri di Bandung
Proses identifikasi atau pemetaan potensi daerah dilakukan untuk mengetahui sejauh mana daerah tersebut “bertahan” akibat dampak pembangunan. Hal ini dilakukan agar kehidupan masyarakat tetap bisa mencapai kesejahteraan. Hasil pemetaan tersebut kemudian menjadi acuan untuk melaksanakan berbagai program pendampingan, termasuk salah satunya menggelar sejumlah pelatihan untuk memaksimalkan potensi yang ada.
Namun, kata Prof. Opan, untuk mencapai kesejahteraan melalui pemanfaatan potensi lokal ini tidak bisa singkat. Hasil observasi yang sudah dilakukan, rata-rata pencapaian kesejahteraan melalui model peta jalan (road map) tersebut memerlukan lebih dari 4 tahun. “Tidak hanya kolaborasi, kesuksesan ini juga bergantung dari ada atau tidaknya hibah dari pemerintah itu sendiri,” ujarnya.
Prof. Opan juga menegaskan, perhatian pemerintah dalam pemberian bantuan sangat diperlukan. Pemerintah tidak hanya berperan memberikan bantuan, tetapi juga aktif memantau dan melakukan evaluasi kepada masyarakat.
“Selama ini di lapangan, (pemerintah) hanya memberikan bantuan. Tidak ada pemantauan lebih lanjut, sehingga tidak diketahui secara persis bagaimana keberlanjutan dari orang yang diberikan bantuan tersebut,” pungkas Prof. Opan
Proses identifikasi atau pemetaan potensi daerah dilakukan untuk mengetahui sejauh mana daerah tersebut “bertahan” akibat dampak pembangunan. Hal ini dilakukan agar kehidupan masyarakat tetap bisa mencapai kesejahteraan. Hasil pemetaan tersebut kemudian menjadi acuan untuk melaksanakan berbagai program pendampingan, termasuk salah satunya menggelar sejumlah pelatihan untuk memaksimalkan potensi yang ada.
Namun, kata Prof. Opan, untuk mencapai kesejahteraan melalui pemanfaatan potensi lokal ini tidak bisa singkat. Hasil observasi yang sudah dilakukan, rata-rata pencapaian kesejahteraan melalui model peta jalan (road map) tersebut memerlukan lebih dari 4 tahun. “Tidak hanya kolaborasi, kesuksesan ini juga bergantung dari ada atau tidaknya hibah dari pemerintah itu sendiri,” ujarnya.
Prof. Opan juga menegaskan, perhatian pemerintah dalam pemberian bantuan sangat diperlukan. Pemerintah tidak hanya berperan memberikan bantuan, tetapi juga aktif memantau dan melakukan evaluasi kepada masyarakat.
“Selama ini di lapangan, (pemerintah) hanya memberikan bantuan. Tidak ada pemantauan lebih lanjut, sehingga tidak diketahui secara persis bagaimana keberlanjutan dari orang yang diberikan bantuan tersebut,” pungkas Prof. Opan
(msd)
Lihat Juga :