Modus Sindikat Emak-emak Pencopet: Alihkan Perhatian, Ajak Ngobrol, Senggol

Kamis, 19 Agustus 2021 - 18:42 WIB
loading...
Modus Sindikat Emak-emak...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya berhasil menangkap sindikat emak-emak pencopet . Modus yang digunakan sindikat ini saat beraksi dengan mengalihkan perhatian korban, menyenggol korban kemudian kabur.

Sindikat emak-emak pencopet terdiri dari 5 orang yakni YR, WM, RH, RJ dan SS. Mereka memiliki peran masing-masing yang direncanakan dengan sangat matang.
Baca juga: 3 Tahun Beraksi, Komplotan Ibu-ibu Pencopet Digulung Polisi

Tersangka YR merupakan pelaku utama yang mengajak pelaku lainnya, menentukan tempat hingga proses pencopetan. Sindikat mencari tempat keramaian sebelum melakukan aksi seperti pasar, mal dan toko-toko yang dinilai ramai.

"YR yang merencanakan dan mengatur serta menjemput temen-temen yang lain apabila mereka akan berangkat. Dia akan mengabari temennya WM dan RH ini perempuan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (19/8/2021).

Setelah menentukan sasaran korban, YR merancang modus pencopetan sehingga tidak dicurigai lantaran menggunakan kerudung. Salah satu tersangka mengalihkan korban baik dengan mengajak ngobrol maupun menyenggol korban.
Baca juga: Waspada! 2 Pencopet Pakai Baju Batik dan Bergaya Parlente Bergentayangan di KRL

"Modusnya mengalihkan dari korban. Contohnya mereka ada yang menabrak satu orang, ada yang bertanya. Jadi mereka ini sudah punya peran masing-masing. Disenggol, satu ambil dari belakang kemudian dikirim lagi ke temennya yang lain. Jadi saat dicurigai tidak ada barbuk yang ditemui pada saat itu," jelasnya.

Lokasi terakhir pencopetan di Tangerang Selatan. Sindikat menggasak handphone dan mendapatkan hasil sebesar Rp7 juta. Dari hasil pencopetan tersebut dibagi rata oleh para tersangka.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
Roy Suryo Buka Wacana...
Roy Suryo Buka Wacana Praperadilan Keempat: Tunggu Saja Tanggal Mainnya
Rekomendasi
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Berita Terkini
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved