Moris dan Araga, Sepasang Elang Langka Dilepasliarkan di Gunung Semeru
Rabu, 18 Agustus 2021 - 20:07 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan bahwa secara karakteristik hutan Gunung Semeru mendukung habitat 2 elang tersebut untuk hidup bebas. Sebab kedua elang itu memiliki kebiasaan terbang melintas pada ketinggian 600-2000 meter di atas permukaan laut (Mdpl).
Berdasarkan survei TNBTS, setidaknya saat ini ada 35 ekor elang jawa yang hidup di hutan Gunung Semeru. Untuk membuktikan dua elang yang baru dilepasliar dapat survive
di alam liar, pihak TNBTS dalam waktu dekat akan melakukan evaluasi monitoring kedua satwa tersebut.
Harapannya setelah kedua elang sudah terbiasa hidup di alam liar bisa berkembang biak. Sehingga spesies itu terhindar dari ancaman punah.
Sementara Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati yang hadir untuk melepasliar elang secara simbolis meminta warga tidak lagi menangkap dan memelihara elang karena termasuk satwa yang dilindungi kelestariannya.
"Biarkan satwa-satwa ini terbang bebas di alamnya. Karena kalau elang ini ditangkap maka ekosistem kita (manusia) juga terganggu," tegasnya.
Berdasarkan survei TNBTS, setidaknya saat ini ada 35 ekor elang jawa yang hidup di hutan Gunung Semeru. Untuk membuktikan dua elang yang baru dilepasliar dapat survive
di alam liar, pihak TNBTS dalam waktu dekat akan melakukan evaluasi monitoring kedua satwa tersebut.
Harapannya setelah kedua elang sudah terbiasa hidup di alam liar bisa berkembang biak. Sehingga spesies itu terhindar dari ancaman punah.
Sementara Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati yang hadir untuk melepasliar elang secara simbolis meminta warga tidak lagi menangkap dan memelihara elang karena termasuk satwa yang dilindungi kelestariannya.
"Biarkan satwa-satwa ini terbang bebas di alamnya. Karena kalau elang ini ditangkap maka ekosistem kita (manusia) juga terganggu," tegasnya.
(shf)
Lihat Juga :