Bilal Mayit dan Penggali Kubur di Medan Menjerit, Delapan Bulan Gak Terima Honor
Rabu, 18 Agustus 2021 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Pusman menyingkap kembali janji Bobby dan Aulia ketika waktu kampanye bersama dengan bilal mayit dan penggali kubur ketika itu yang menjanjikan akan menaikkan honor mereka bahkan kami akan dimasukkan ke BPJS Kesehatan seluruh anggota bilal mayit dan penggali kubur.
"Dulu waktu kampanye janjinya akan menaikkan honor bilal mayit dan penggali kubur bahkan kami akan dimasukkan dalam program BPJS kesehatan. Sekarang yang sudah ada tak cair-cair, anggota di bawah sudah mengeluh,” ungkapnya.
Baca juga: Pakai Mobil Dinas Baru Lebih Mahal dari Gubernur, Wakil Gubernur Sumbar Disoal
Pusman menjelaskan bahwa honor yang Rp300 ribu perbulan itu diyakini hanya untuk membeli kebutuhan pokok saja apalagi anggota bilal mayit dan penggali kubur ekonominya kurang baik terlebih lagi di masa Pandemi Covid-19 ini.
“Jadi kami berharap agar segeralah dituntaskan persoalan ini. Belum lagi sudah ada dua anggota bilal mayit dan penggali kubur yang sudah terdata mendapatkan honor meninggal dunia beberapa hari lalu. Jadi ini menjadi dilematis mereka belum dapatkan honornya tapi sudah meninggal. Saya tidak tahu apakah bisa honor itu dialihkan ke ahli warisnya,” ujarnya.
Anggota Majelis Ekonomi Al Washliyah Sumatera Utara, Budianta Tarigan, meminta agar Pemerintah Kota segera membayarkan honor para bilal mayit dan penggali kubur itu. Budi meminta tidak mempersulit kondisi warga yang kini terjepit akibat Pandemi Covid-19.
"Dulu waktu kampanye janjinya akan menaikkan honor bilal mayit dan penggali kubur bahkan kami akan dimasukkan dalam program BPJS kesehatan. Sekarang yang sudah ada tak cair-cair, anggota di bawah sudah mengeluh,” ungkapnya.
Baca juga: Pakai Mobil Dinas Baru Lebih Mahal dari Gubernur, Wakil Gubernur Sumbar Disoal
Pusman menjelaskan bahwa honor yang Rp300 ribu perbulan itu diyakini hanya untuk membeli kebutuhan pokok saja apalagi anggota bilal mayit dan penggali kubur ekonominya kurang baik terlebih lagi di masa Pandemi Covid-19 ini.
“Jadi kami berharap agar segeralah dituntaskan persoalan ini. Belum lagi sudah ada dua anggota bilal mayit dan penggali kubur yang sudah terdata mendapatkan honor meninggal dunia beberapa hari lalu. Jadi ini menjadi dilematis mereka belum dapatkan honornya tapi sudah meninggal. Saya tidak tahu apakah bisa honor itu dialihkan ke ahli warisnya,” ujarnya.
Anggota Majelis Ekonomi Al Washliyah Sumatera Utara, Budianta Tarigan, meminta agar Pemerintah Kota segera membayarkan honor para bilal mayit dan penggali kubur itu. Budi meminta tidak mempersulit kondisi warga yang kini terjepit akibat Pandemi Covid-19.
Lihat Juga :