11 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bantaeng Meninggal Dunia
Selasa, 17 Agustus 2021 - 13:16 WIB
loading...
Bupati Bantaeng, Ilham Azikin meninjau kegiatan vaksinasi yang dilakukan baru-baru ini. Foto: Humas Pemkab Bantaeng
A
A
A
BANTAENG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Bantaeng semakin mengkhawatirkan. Dalam dua pekan terakhir saja, terjadi penambahan kasus positif sebanyak 97, 11 orang di antaranya meninggal dunia.
Melihat kondisi ini, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin menyiapkan beberapa langkah strategis untuk mempercepat penanganan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Bantaeng.
Baca juga:Bupati Bantaeng Dukung Penyediaan Sarana Air Minum di Pedesaan
"Kondisi Covid-19 Kabupaten saat ini cukup mengkhawatirkan bahkan sangat mengkhawatirkan. Terdapat empat kecamatan yang masuk zona merah, dan empat kecamatan masuk zona kuning," kata Bupati.
Adapun langkah strategis tersebut yakni pelayanan vaksinasi di Mall Pelayanan Publik (MPP), pemberian bantuan sembako bagi yang menjalani isolasi mandiri, sosialisasi masif terkait prokes dan vaksinasi ke masyarakat. Terakhir, pengaktifan pusat isolasi terintegrasi di kawasan Pantai Marina.
Baca juga:Penuhi Kebutuhan Darah di RS, Warga Tompobulu Donor Darah
Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan memaparkan penjelasan teknis kondisi terkini penanganan Covid-19 di Kabupaten Bantaeng.
“Berdasarkan update data terbaru Covid-19 di Kabupaten Bantaeng terdapat 82 kasus aktif, 73 sedang menjalani isolasi mandiri dan sisanya 9 orang sedang dirawat di rumah sakit. Dalam dua minggu terakhir terdapat kasus meninggal sebanyak 11 orang setelah terkonfirmasi Covid-19,” jelas dr Andi Ihsan.
Baca juga:Bupati Bantaeng Harap Kehadiran Padi Varietas Unggul Bantu Petani
Jumlah kasus meninggal yang sangat tinggi dalam dua minggu terkahir ini mendapat perhatian serius dari Penanggung Jawab Penanganan Covid-19 di RSUD Prof H M Anwar Makkatutu, dr Saharudin. Dia menyampaikan fakta terkait sejumlah kematian tersebut.
“Hampir semua pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia belum divaksinasi," kata dia.
Melihat kondisi ini, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin menyiapkan beberapa langkah strategis untuk mempercepat penanganan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Bantaeng.
Baca juga:Bupati Bantaeng Dukung Penyediaan Sarana Air Minum di Pedesaan
"Kondisi Covid-19 Kabupaten saat ini cukup mengkhawatirkan bahkan sangat mengkhawatirkan. Terdapat empat kecamatan yang masuk zona merah, dan empat kecamatan masuk zona kuning," kata Bupati.
Adapun langkah strategis tersebut yakni pelayanan vaksinasi di Mall Pelayanan Publik (MPP), pemberian bantuan sembako bagi yang menjalani isolasi mandiri, sosialisasi masif terkait prokes dan vaksinasi ke masyarakat. Terakhir, pengaktifan pusat isolasi terintegrasi di kawasan Pantai Marina.
Baca juga:Penuhi Kebutuhan Darah di RS, Warga Tompobulu Donor Darah
Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan memaparkan penjelasan teknis kondisi terkini penanganan Covid-19 di Kabupaten Bantaeng.
“Berdasarkan update data terbaru Covid-19 di Kabupaten Bantaeng terdapat 82 kasus aktif, 73 sedang menjalani isolasi mandiri dan sisanya 9 orang sedang dirawat di rumah sakit. Dalam dua minggu terakhir terdapat kasus meninggal sebanyak 11 orang setelah terkonfirmasi Covid-19,” jelas dr Andi Ihsan.
Baca juga:Bupati Bantaeng Harap Kehadiran Padi Varietas Unggul Bantu Petani
Jumlah kasus meninggal yang sangat tinggi dalam dua minggu terkahir ini mendapat perhatian serius dari Penanggung Jawab Penanganan Covid-19 di RSUD Prof H M Anwar Makkatutu, dr Saharudin. Dia menyampaikan fakta terkait sejumlah kematian tersebut.
“Hampir semua pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia belum divaksinasi," kata dia.
(luq)
Lihat Juga :