Tahun 2022, Pemerintah Anggarkan Rp12,5 Triliun untuk Insentif Nakes
Selasa, 17 Agustus 2021 - 08:32 WIB
loading...
Insentif nakes tahun 2022 mencapai Rp12,5 triliun atau lebih rendah dari alokasi tahun ini senilai Rp18,4 triliun. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk tahun 2022 mencapai Rp321,2 triliun. Alokasi itu berasal dari belanja pemerintah pusat dalam RAPBN 2022.
Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian , Airlangga Hartarto mengatakan, anggaran kesehatan dalam PEN 2022 akan digunakan untuk pelaksanaan testing, tracing, treatment (3T) senilai Rp4,5 triliun. Lalu, untuk perawatan pasien Covid-19 Rp14,9 triliun, dan obat Covid-19 Rp1 triliun.
Selain itu, insentif tenaga kesehatan (nakes) yang totalnya mencapai Rp12,5 triliun atau lebih rendah dari alokasi tahun ini senilai Rp18,4 triliun. " Insentif tenaga kesehatan (nakes) pusat selama 12 bulan Rp6,4 triliun, dan insentif nakes daerah Rp6,1 triliun yang juga disalurkan melalui earmarked Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD)," kata Airlangga dalam paparannya secara virtual, Senin (16/8/2021).
Baca Juga: Prabowo Pernah Tawarkan Jokowi, Anggaran Pertahanan Dialihkan untuk Pandemi
Kemudian, untuk pengadaan vaksin Rp38,44 triliun, dukungan vaksin pusat Rp3 triliun, dan dukungan vaksin di daerah Rp6,5 triliun melalui earmarked TKDD.
Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian , Airlangga Hartarto mengatakan, anggaran kesehatan dalam PEN 2022 akan digunakan untuk pelaksanaan testing, tracing, treatment (3T) senilai Rp4,5 triliun. Lalu, untuk perawatan pasien Covid-19 Rp14,9 triliun, dan obat Covid-19 Rp1 triliun.
Selain itu, insentif tenaga kesehatan (nakes) yang totalnya mencapai Rp12,5 triliun atau lebih rendah dari alokasi tahun ini senilai Rp18,4 triliun. " Insentif tenaga kesehatan (nakes) pusat selama 12 bulan Rp6,4 triliun, dan insentif nakes daerah Rp6,1 triliun yang juga disalurkan melalui earmarked Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD)," kata Airlangga dalam paparannya secara virtual, Senin (16/8/2021).
Baca Juga: Prabowo Pernah Tawarkan Jokowi, Anggaran Pertahanan Dialihkan untuk Pandemi
Kemudian, untuk pengadaan vaksin Rp38,44 triliun, dukungan vaksin pusat Rp3 triliun, dan dukungan vaksin di daerah Rp6,5 triliun melalui earmarked TKDD.
Lihat Juga :