Awalnya Takut Disuntik karena Hoaks, Akhirnya Ibu Rumah Tangga di Koja Ini Mau Divaksin
Senin, 16 Agustus 2021 - 17:07 WIB
loading...
Aparat Polsek Koja bersama dengan petugas tenaga kesehatan (nakes) mendatangi sejumlah rumah warga yang penghuninya belum divaksin Covid-19, Senin (16/8/2021). Foto: SINDOnews/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Aparat Polsek Koja bersama dengan petugas tenaga kesehatan (nakes) mendatangi sejumlah rumah warga yang penghuninya belum divaksin Covid-19 di wilayah RT 002/RW 03, Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara , Senin (16/8/2021).
Dalam program door to door ini, petugas memberikan imbauan atau arahan terlebih dahulu kepada warga yang terdata belum divaksin supaya mau mendapat perlindungan dari paparan Covid-19.
Setelah mendapat arahan nakes, warga langsung melakukan screening, apakah layak atau tidak. Apabila dianggap layak, maka petugas akan menyuntikkan vaksin kepada warga tersebut di rumahnya.
Salah satu warga yang mendapat layanan vaksin door to door, Ria Arista (25), mengaku belum divaksin karena takut dengan informasi yang didapatnya selama ini. Selain itu waktunya juga terbatas.
"Ya, memang sibuk kerja. Tapi memang takut juga kalau di suntik tadinya. Tapi tadi biasa saja aman. Biar ikuti protokol kesehatan yang ada dan bisa kemana mana," tuturnya.
Baca juga: Vaksinasi Harian Secara Nasional Telah Mencapai 1,6 Juta, Jokowi: Terus Dipercepat
Hal serupa dikatakan, Fitriah (34), yang mengaku belum disuntik vaksin dikarenakan takut. Ditambah lagi banyak informasi yang tidak jelas perihal vaksinasi yang membuatnya enggan disuntik vaksin. “Ada sedikit takut juga tapi enggak apa-apa,” ucap Fitriah, seusai disuntik vaksin.
Dalam program door to door ini, petugas memberikan imbauan atau arahan terlebih dahulu kepada warga yang terdata belum divaksin supaya mau mendapat perlindungan dari paparan Covid-19.
Setelah mendapat arahan nakes, warga langsung melakukan screening, apakah layak atau tidak. Apabila dianggap layak, maka petugas akan menyuntikkan vaksin kepada warga tersebut di rumahnya.
Salah satu warga yang mendapat layanan vaksin door to door, Ria Arista (25), mengaku belum divaksin karena takut dengan informasi yang didapatnya selama ini. Selain itu waktunya juga terbatas.
"Ya, memang sibuk kerja. Tapi memang takut juga kalau di suntik tadinya. Tapi tadi biasa saja aman. Biar ikuti protokol kesehatan yang ada dan bisa kemana mana," tuturnya.
Baca juga: Vaksinasi Harian Secara Nasional Telah Mencapai 1,6 Juta, Jokowi: Terus Dipercepat
Hal serupa dikatakan, Fitriah (34), yang mengaku belum disuntik vaksin dikarenakan takut. Ditambah lagi banyak informasi yang tidak jelas perihal vaksinasi yang membuatnya enggan disuntik vaksin. “Ada sedikit takut juga tapi enggak apa-apa,” ucap Fitriah, seusai disuntik vaksin.
Lihat Juga :