Sudah Dilarang, Ratusan Orang Tetap Mendaki ke Gunung Bawakaraeng
Senin, 16 Agustus 2021 - 15:00 WIB
loading...
Basarnas mengevakuasi seorang pendaki Gunung Bawakaraeng yang mengalami cedera di bagian kaki. Foto: Istimewa
A
A
A
GOWA - Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Kota Makassar melaporkan, masih ada sebanyak 500-an orang yang melakukan pendakian ke Gunung Bawakaraeng .
Padahal Pemkab Gowa telah menutup akses ke lokasi tersebut mencegah pendaki yang ingin memperingati 17 Agustus di Gunung Bawakaraeng . Hal itu tertuang dalam edaran Bupati Gowa Nomor: 443/207/Tapem tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Masa Pandemi Covid-19.
Baca juga:Basarnas Terjunkan 4 Tim Antisipasi Lonjakan Pendaki Gunung Bawakaraeng
"Kalau dari pantauan teman-teman, kurang lebih ada sekitar 500-an orang di atas," ujar Kepala Seksi (Kasi) Operasional dan Siaga Pencarian dan Pertolongan, Muh Rizal kepada SINDOnews, Senin (16/8/2021).
Sebagian besar dari mereka lanjut Rizal melakukan pendakian di jalur tak resmi, seperti jalur-jalur evakuasi yang notabene tak ditutup, serta jalur dari kabupaten lain seperti Sinjai dan Bantaeng.
Baca juga:Polisi Larang Masyarakat Peringati Hari Kemerdekaan di Gunung Bawakaraeng
"Yah, yang potensial dari Sinjai Lompobattang banyak pendaki. Dari Gowa juga termasuk, kan jalur naik bukan cuma Lembanna. Jadi mereka naik jalur lain ada juga (gunakan) jalur evakuasi dia lewat situ kadang," ujarnya.
Padahal Pemkab Gowa telah menutup akses ke lokasi tersebut mencegah pendaki yang ingin memperingati 17 Agustus di Gunung Bawakaraeng . Hal itu tertuang dalam edaran Bupati Gowa Nomor: 443/207/Tapem tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Masa Pandemi Covid-19.
Baca juga:Basarnas Terjunkan 4 Tim Antisipasi Lonjakan Pendaki Gunung Bawakaraeng
"Kalau dari pantauan teman-teman, kurang lebih ada sekitar 500-an orang di atas," ujar Kepala Seksi (Kasi) Operasional dan Siaga Pencarian dan Pertolongan, Muh Rizal kepada SINDOnews, Senin (16/8/2021).
Sebagian besar dari mereka lanjut Rizal melakukan pendakian di jalur tak resmi, seperti jalur-jalur evakuasi yang notabene tak ditutup, serta jalur dari kabupaten lain seperti Sinjai dan Bantaeng.
Baca juga:Polisi Larang Masyarakat Peringati Hari Kemerdekaan di Gunung Bawakaraeng
"Yah, yang potensial dari Sinjai Lompobattang banyak pendaki. Dari Gowa juga termasuk, kan jalur naik bukan cuma Lembanna. Jadi mereka naik jalur lain ada juga (gunakan) jalur evakuasi dia lewat situ kadang," ujarnya.
Lihat Juga :