BOR Jabar Menukik Tajam hingga Pecah Rekor, Ridwan Kamil: Kita Kebut Vaksinas

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 13:59 WIB
loading...
BOR Jabar Menukik Tajam...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil didampingi Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi COVID-19 Jabar, Dedi Supandi saat meninjau vaksinasi massal di GOR Saparua, Kota Bandung, Jumat (13/8/2021). Foto/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat , Ridwan Kamil kembali menyampaikan kabar menggembirakan di tengah penanganan pandemi COVID-19 di Provinsi Jabar.Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengungkapkan, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit rujukan COVID-19 di Jabar menukik tajam hingga memecahkan rekor.

"Hari ini BOR di Jawa Barat 34 persen. Itu rekor terendah, terendah mendekati rekor paling rendah 28 persen saat Idul Fitri," ungkap Kang Emil saat meninjau vaksinasi massal di GOR Saparua, Kota Bandung, Jumat (13/8/2021). Baca juga: Ridwan Kamil Targetkan Metropolitan Rebana Pusat Investasi Terbaik Asia Tenggara

"Jadi sudah lewat puncak gunung kedaruratannya saat BOR kita 91 persen, sekarang sudah turun tinggal sepertiganya di 34 persen," sambung dia.

Oleh karenanya, di tengah kondisi darurat yang sudah melandai itu, Kang Emil menyatakan, saatnya Jabar menggencarkan vaksinasi COVID-19 dengan harapan akhir 2021 mendatang, kekebalan kelompok atau herd immunity dapat tercapai dan masyarakat dapat mulai hidup beradaptasi.

"Karena COVID-19 tidak akan hilang dalam hidup kita, itu dugaan saya, tapi kita tidak lagi dalam kecemasan dengan skala pandemi, tidak ada lagi kedaruratan yang membuat kita susah ekonomi, yang ada adalah semua usaha boleh buka, sekolah boleh buka, tapi tetap tetap pake masker, selama 5 M. Selama 5 M dijaga, Insya Allah urusan apa pun tetap produktif. Nah itu lah di awal 2022, semoga," tuturnya.

Lebih lanjut, Kang Emil mengungkapkan bahwa percepatan program vaksinasi COVID-19 di Jabar sudah luar biasa. Tiga bulan lalu, kata Kang Emil, cakupan vaksinasi hanya 50.000 dosis per hari dan kini naik tiga kali lipat hingga 150.000 per harinya.

Meski begitu, dia mengakui, jumlah penduduk Jabar yang sangat besar mengharuskan Jabar terus memperluas cakupan vaksinasi. Bahkan, kata Kang Emil, Jabar harus mampu mencapai 400.000 dosis per hari, agar target herd immunity Desember 2021 dapat tercapai.

"(Cakupan) 400.000 (dosis) per hari sudah kami sampaikan ke pemerintah pusat, itu syarat kami bisa selesai di bulan Desember. Oleh karena itu, Kami memohon supply vaksin Jawa Barat harus proporsional dengan jumlah penduduknya karena selama ini jumlah vaksin yang diberikan memang Jawa Barat paling banyak, tapi kurang proporsional, harusnya berlipat-lipat," paparnya.

Dalam konteks mengejar target 400.000 dosis per hari, tambah Kang Emil, Jabar membutuhkan pasokan vaksin hingga 15 juta dosis per bulan dengan dua strategi vaksinasi, yakni mengoptimalkan infrastruktur pemerintah, termasuk klinik dan rumah sakit serta pihak-pihak penyelenggara sentra vaksinasi.

"Strategi kedua inilah yang diperlihatkan melalui kolaborasi banyak pihak. Di Gelora Saparua ini melalui salah satunya JQR, BB1% MC, Stikes. Kemudian kami tentunya dititipkan oleh Komite Vaksinasi Jabar, kadisdik yang saya tugaskan dan semua sponsor-sponsor yang ternyata banyak sekali. Kenapa? Karena kedaruratan kita sudah sudah turun gunung," tandasnya.

Masih di tempat yang sama, Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi COVI-19 Jabar, Dedi Supandi menyatakan, sesuai arahan Ridwan Kamil, pihaknya bakal terus menggencarkan vaksinasi dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada.

"Ada substitusi perencanaan, pos vaksin dan mobilisasi, ini ada di setiap daerah. Lalu pokja vaksin, yang terus mobile di daerah," katanya. Baca juga: Keterisian RS COVID-19 Paling Rendah di Bodebek, Gubernur Jabar Apresiasi Kota Bogor

Pihaknya pun bakal memanfaatkan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Jabar dalam upaya mempercepat vaksinasi, termasuk vaksinasi yang digelar serentak di 27 kabupaten/kota di Jabar.

"Jadi nanti di 28 agustus akan ada vaksin serempak di 27 daerah dengan tagline Merdeka COVID-19. Kami dan gubernur akan menyaksikan secara virtual. Kegiatan ini sekaligus untuk mencapai simulasi 400.000 dosis per hari," katanya.

Dedi menambahkan, pihaknya pun bakal mengerahkan pelajar di Jabar dalam upaya percepatan vaksinasi. Nantinya, setiap pelajar akan membawa tiga anggota keluarganya untuk divaksin. "Jadi, bagaimana siswa bisa membawa tiga orang, misalnya orang tua atau kakek dan neneknya, agar upaya percepatan vaksinasi ini dapat terwujud," tandasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
May Day Anarkis di Bandung,...
May Day Anarkis di Bandung, Massa Bakar Videotron dan Pospol
Siswa SMA di Bandung...
Siswa SMA di Bandung Tewas Dikeroyok, Sahroni: Jangan Normalisasi Pelaku Anak, Hukum Berat!
Bukan Sekadar Penertiban:...
Bukan Sekadar Penertiban: Sisi Lain Satpol PP Bandung yang Hangat Melayani
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Hujan Tak Surutkan Antusiasme...
Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga Sambut Prabowo di Bandung
Rekomendasi
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu ke Fase Gugur
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Berita Terkini
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved