Masjid di Saudi Segera Gelar Salat Jumat dengan Protokol Covid-19
Jum'at, 29 Mei 2020 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
1. Jamaah wajib membawa sajadah sendiri
2. Jamaah wajib mengenakan masker
3. Jamaah wajib wudhu di rumah masing-masing sebelum datang ke masjid, karena tempat wudhu dan toilet di kompleks masjid ditutup
4. Jamaah wajib menjaga jarak dua meter satu sama lain dan membiarkan satu satu baris (shaf) kosong di antara setiap baris
5. Jamaah lanjut usia dan anak-anak di bawah 15 tahun tidak diperkenankan masuk masjid.
6. Untuk salat lima waktu, masjid akan dibuka 15 menit sebelum salat dan harus ditutup 10 menit setelah selesai.
7. Untuk salat Jumat, masjid akan dibuka 20 menit sebelum salat dan harus ditutup 20 menit setelah selesai. Waktu khotbah dan salat Jumat harus 15 menit.
Menurut data penghitungan worldometers, Jumat (29/5/2020), Arab Saudi memiliki 80.185 kasus COVID-19 dengan 441 kematian dan sebanyak 54.553 pasien berhasil disembuhkan.
Kerajaan yang dipimpin Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud tersebut telah menangguhkan umrah sejak beberapa bulan lalu ketika Covid-19 dinyatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pandemi global. Sedangkan pelaksanaan haji tahun ini, Arab Saudi belum mengambil keputusan.
2. Jamaah wajib mengenakan masker
3. Jamaah wajib wudhu di rumah masing-masing sebelum datang ke masjid, karena tempat wudhu dan toilet di kompleks masjid ditutup
4. Jamaah wajib menjaga jarak dua meter satu sama lain dan membiarkan satu satu baris (shaf) kosong di antara setiap baris
5. Jamaah lanjut usia dan anak-anak di bawah 15 tahun tidak diperkenankan masuk masjid.
6. Untuk salat lima waktu, masjid akan dibuka 15 menit sebelum salat dan harus ditutup 10 menit setelah selesai.
7. Untuk salat Jumat, masjid akan dibuka 20 menit sebelum salat dan harus ditutup 20 menit setelah selesai. Waktu khotbah dan salat Jumat harus 15 menit.
Menurut data penghitungan worldometers, Jumat (29/5/2020), Arab Saudi memiliki 80.185 kasus COVID-19 dengan 441 kematian dan sebanyak 54.553 pasien berhasil disembuhkan.
Kerajaan yang dipimpin Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud tersebut telah menangguhkan umrah sejak beberapa bulan lalu ketika Covid-19 dinyatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pandemi global. Sedangkan pelaksanaan haji tahun ini, Arab Saudi belum mengambil keputusan.
(boy)
Lihat Juga :