Mal di Jakarta Kembali Dibuka, Asosiasi Pusat Belanja: Mari Kita Vaksinasi
Kamis, 12 Agustus 2021 - 08:16 WIB
loading...
Sejumlah masyarakat menggunakan masker masuk ke mal di Jakarta. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI menyambut baik aturan terbaru PPKM Level 4 terkait pembukaan mal atau pusat perbelanjaan .Namun, pembukaan tersebut dibarengi dengan sejumlah protokol kesehatan yang cukup ketat.
"Kami selaku pusat belanja tentu menyambut baik segala sesuatu yang memang sudah dirancang oleh Pemerintah yang bertujuan menjaga keamanan, kesehatan para warganya dari pandemi Covid-19," kata Ketua APPBI DKI Ellen Hidayatsaat dihubungi SINDOnews, Kamis (12/8/2021).
Dia juga mengajak para pengelola pusat perbelanjaan agar ikut vaksinasi untuk menuju herd immunity. Hal demikian untuk kesehatan semua. Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Anies Masih Jadikan Sertifikat Vaksin Syarat Aktivitas Warga
"Mari kita sosialisasikan peraturan baru yang dikeluarkan oleh Pemerintah dengan segera mengunduh aplikasi Pedulilindungi dan mari kita segera melakukan vaksinasi untuk kesehatan kita dan lingkungan kerja kita agar memudahkan kita untuk bekerja," tambahnya.
Menurutnya, selama dilakukan penutupan sementara, kondisi anggota asosiasi pusat belanja mengalami keterpurukan pendapatan.
"Kami selaku pusat belanja tentu menyambut baik segala sesuatu yang memang sudah dirancang oleh Pemerintah yang bertujuan menjaga keamanan, kesehatan para warganya dari pandemi Covid-19," kata Ketua APPBI DKI Ellen Hidayatsaat dihubungi SINDOnews, Kamis (12/8/2021).
Dia juga mengajak para pengelola pusat perbelanjaan agar ikut vaksinasi untuk menuju herd immunity. Hal demikian untuk kesehatan semua. Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Anies Masih Jadikan Sertifikat Vaksin Syarat Aktivitas Warga
"Mari kita sosialisasikan peraturan baru yang dikeluarkan oleh Pemerintah dengan segera mengunduh aplikasi Pedulilindungi dan mari kita segera melakukan vaksinasi untuk kesehatan kita dan lingkungan kerja kita agar memudahkan kita untuk bekerja," tambahnya.
Menurutnya, selama dilakukan penutupan sementara, kondisi anggota asosiasi pusat belanja mengalami keterpurukan pendapatan.
Lihat Juga :