Dinkes Wajo Peringkat Pertama Penyaluran Vaksin Umum dan Rentan

Selasa, 10 Agustus 2021 - 19:20 WIB
loading...
Dinkes Wajo Peringkat...
Bupati Wajo, Amran Mahmud (Kiri) bersama Kepala Dinas Kesehatan Wajo saat meninjau proses penyaluran vaksin kepada masyarakat beberapa waktu yang lalu. Foto: SINDOnews/Reza Pahlevi
A A A
WAJO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wajo berhasil menjadi yang terbaik dalam penyaluran vaksin Covid-19 kepada masyarakat kategori umum dan rentan di Sulsel. Hal ini berdasarkan data vaksinasi Covid-19 Sulsel per tanggal 6 Agustus 2021 di Dinkes Sulsel.

Sedangkan dalam perhitungan persentase, Kabupaten Wajo menduduki peringkat keempat, begitupula dengan perhitungan total jumlah warga yang sudah melakukan vaksin, sama-sama peringkat empat.

Baca juga:Pegawai Lingkup Pemkab Wajo Kerja Dari Rumah

"Kalau untuk persentase yakni 12,18 persen untuk dosis pertama dan 4,36 persen untuk dosis kedua. Wajo berada di urutan keempat setelah Kabupaten Luwu, Soppeng, dan Kota Parepare. Sedangkan untuk total jumlah warga yang sudah divaksin, hingga pekan ini, Wajo juga masuk empat besar. Di bawah Makassar, Gowa dan Bone," ujar Kepala Dinkes Wajo , drg Armin, Selasa (10/8/2021).

Atas capaian itu, Armin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang membantu menyukseskan vaksinasi di Bumi Lamaddukelleng. Tingginya realisasi vaksin untuk kelompok masyarakat umum atau rentan ini tidak lepas dari dukungan dan kesadaran masyarakat mengikuti vaksinasi.

"Ini semua berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Wajo , TNI, Polri, tim medis, pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan, serta jajaran Satgas Penanganan Covid-19 Wajo lainnya. Kami masih tetap membutuhkan dukungan dan bantuan dari semua untuk menyukseskan vaksinasi ini serta untuk penanganan Covid-19 itu sendiri," katanya.

Baca juga:Putra Putri Wajo Kini Bisa Kuliah di UIT dengan Beasiswa Program KIP

Armin menambahkan, sejak program vaksinasi diluncurkan Bupati Wajo , Amran Mahmud bulan Februari lalu, pihaknya secara intensif dan masif melakukan vaksinasi. Termasuk melakukan vaksinasi serentak dan massal.

Berdasarkan data Dinkes per tanggal 5 Agustus lalu, tercatat jumlah total sasaran vaksinasi di Wajo 300.814 orang. Adapun yang selesai mendapatkan dosis pertama sebanyak 64.378 atau 21,42 persen dan dosis kedua 29.749 atau 9,89 persen.

Semua itu sudah termasuk sumber daya manusia (SDM) kesehatan, pelayan publik, lanjut usia, kelompok masyarakat umum, serta kelompok rentan.

Baca juga:Amran Mahmud Ajak Petani Beralih ke Pupuk Organik

"Jadi total penggunaan vaksin untuk Kabupaten Wajo sebanyak 94.187 dosis. Bahkan untuk melakukan akselerasi penyaluran kita sudah meluncurkan inovasi vaksinasi Massalipu, yaitu vaksinasi massal, keliling, dan terpadu, dengan menyediakan tempat vaksin keliling di tempat umum," tambahnya

Sementara itu, Bupati Wajo, Amran Mahmud mengatakan, capaian yang diraih Dinkes Wajo merupakan buah hasil kerja keras yang dilakukan sejumlah pihak, termasuk dukungan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)

Akselerasi penyeluran vaksin di Kabupaten Wajo sempat terhambat akibat stok vaksin yang tersedia di Dinkes Wajo habis. Namun berkat koordinasi yang dilakukan bersama pemerintah provinsi, akhirnya Kabupaten Wajo kembali memdapatkan jatah vaksin.

Baca juga:Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkab Wajo Bakal Terapkan PPKM Level 2

"Hari Senin kemarin teman-teman dari Dinkes Kabupaten Wajo sudah menjemput vaksin tersebut di Makassar. Kalau tidak ada halangan hari ini akan tiba vaksinnya sehingga kita akan lanjutkan lagi program vaksinasi," bebernya.

Olehnya itu, Amran berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Wajo untuk segera mengikuti vaksinasi. "Vaksinasi adalah bentuk kepedulian pemerintah sebagai upaya untuk membangun dan meningkatkan imun tubuh yang nantinya akan membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Wajo pada khususnya," tandasnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inisiatif Inklusif untuk...
Inisiatif Inklusif untuk Mengembangkan Akses Layanan Kesehatan di Sulawesi Selatan
Vaksinasi Covid-19 Penguat...
Vaksinasi Covid-19 Penguat Kedua untuk Lansia, Pemprov Kepri Tunggu Kemenkes
Nyalakan Tanda Bahaya!...
Nyalakan Tanda Bahaya! 25 Kasus Baru Covid-19 Muncul di Kepri
Cegah Penularan COVID-19,...
Cegah Penularan COVID-19, Masuk Wilayah Kepri Wajib Vaksin Booster
Masuk Mall Wajib Sudah...
Masuk Mall Wajib Sudah Booster, Warga Manado Banjiri Gerai Vaksin
Ada Kekeliruan Pemahaman...
Ada Kekeliruan Pemahaman Picu Lambannya Capaian Vaksin Booster di Kepri
Vaksin Covid-19 Berbayar...
Vaksin Covid-19 Berbayar Ratusan Ribu Tahun Depan, Menkes Imbau Vaksinasi Sekarang Mumpung Gratis
Vaksinasi Dinilai Tetap...
Vaksinasi Dinilai Tetap Penting meski Covid-19 di Indonesia Terkendali
Masyarakat Diimbau agar...
Masyarakat Diimbau agar Disiplin Lagi Memakai Masker
Rekomendasi
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved