Kehabisan Bensin di Jalan, Pelajar di Sukabumi Diserang Genk Motor dengan Cerulit
Minggu, 08 Agustus 2021 - 21:27 WIB
loading...
Pelajar ini harus mendapat penanganan medis usai diserang anggota geng motor di Sukabumi saat kehabisan bensin di jalan. Foto: Istimewa
A
A
A
SUKABUMI - Seorang pelajar warga Kampung Loa Sari, Rt 01/01 Kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi bernasib malang, saat kehabisan bensin di tengah jalan dia diserang kelompok genk motor menggunakan celurit di Sukabumi , Sabtu (7/8/2021) malam.
Paman korban Asep Sunarya menuturkan bahwa peristiwa pada sekitar pukul 19.30 WIB tersebut, terjadi saat korban yang berinisal HI (19) mendorong motornya karena kehabisan bensin di Kampung Salaeurih ketika akan ke Kampung Bungbulang Cibeureum.
![Kehabisan Bensin di Jalan, Pelajar di Sukabumi Diserang Genk Motor dengan Cerulit]()
Baca juga: Langgar PPKM Level 3, Pengendara Disanksi Push Up dan Diputar Balik di Sukabumi
"Tiba-tiba dicegat oleh dua orang memakai jaket atribut salah satu genk motor, kemudian secara membabi buta korban diserang oleh mereka dengan menggunakan cerulit hingga mengalami luka di bagian tangan dan sweater yang dipakainya juga robek," ujar Asep kepada wartawan, Minggu (8/8/2021).
Asep menambahkan setelah korban mengalami luka lalu geng motor yang berjumlah dua orang itu menganiaya korban dengan cara dipukuli dan ditendang. Akibatnya, korban selain mengalami luka robek di tangan juga mengalami memar di bagian badan akibat dipukuli oleh kedua orang tersebut.
Paman korban Asep Sunarya menuturkan bahwa peristiwa pada sekitar pukul 19.30 WIB tersebut, terjadi saat korban yang berinisal HI (19) mendorong motornya karena kehabisan bensin di Kampung Salaeurih ketika akan ke Kampung Bungbulang Cibeureum.

Baca juga: Langgar PPKM Level 3, Pengendara Disanksi Push Up dan Diputar Balik di Sukabumi
"Tiba-tiba dicegat oleh dua orang memakai jaket atribut salah satu genk motor, kemudian secara membabi buta korban diserang oleh mereka dengan menggunakan cerulit hingga mengalami luka di bagian tangan dan sweater yang dipakainya juga robek," ujar Asep kepada wartawan, Minggu (8/8/2021).
Asep menambahkan setelah korban mengalami luka lalu geng motor yang berjumlah dua orang itu menganiaya korban dengan cara dipukuli dan ditendang. Akibatnya, korban selain mengalami luka robek di tangan juga mengalami memar di bagian badan akibat dipukuli oleh kedua orang tersebut.
Lihat Juga :