Bus MS, Kebanggaan Warga Sumedang Dikenal Sejak Zaman Bang Ali Sadikin

Jum'at, 29 Mei 2020 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Pengoperasian 10 unit bus itu membuat usaha PO Medal Sekarwangi semakin tumbuh pesat. Pada 1960, PO Medal Sekarwangi menambah satu armada Bus Dodge dan mengubah trayek Wado-Jakarta menjadi Sumedang-Jakarta. (Baca juga; Bus ALS, Si Penjelajah Sumatera, Jawa hingga Denpasar Riwayatmu Kini )

Pada era 1960-an, PO Medal Sekarwangi begitu Berjaya, apalagi pada 1969 dipercaya pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui komando Gubernur DKI Jakarta H Ali Sadikin dipercaya mengelola transportasi bus di ibu kota Jakarta.

PO Medal Sekarwangi berperan membantu karyawan, mahasiswa, pelajar, PNS, pedagang, dan masyarakat di era Gubernur DKI Bang Ali. Diketahui Bang Ali Sadikin merupakan asli Conggeang, 17 km arah utara Kabupaten Sumedang.

Sekitar sepuluh tahun H Atang Sobandi mengelola transportasi di Jakarta sampai 1979. Akhirnya, H Atang Sobandi kembali fokus pada PO Medal Sekarwangi yang melayani rute Sumedang-Jakarta. Jumlah armada bus yang dioperasikan pun semakin bertambah.
Bus MS, Kebanggaan Warga Sumedang Dikenal Sejak Zaman Bang Ali Sadikin

Pada 1979, PO Medal Sekarwangi menjadi perintis Bus Patas AC pertama dengan trayek Bandung-Jakarta via Tol Jagorawi. Ketika di era kejayaannya tersebut, PO Medal Sekarwangi memiliki tiga kantor di tiga kota berbeda, yakni Jakarta, Bandung, dan Sumedang. PO Medal Sekarwangi menjadikan Jakarta sebagai kantor pusatnya di Jalan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Sampai akhir 1989, PO Medal Sekarwangi mengalami masa kejayaan dan menambah armada bus. Pada 1980 ada penambahan 23 bus ukuran sedang dan besar. Pada 1981, menambah 11 armada baru merek Mercedes Benz berukuran besar. Pada 1984 ada penambahan empat bus merek Hino dan tiga bus merek Mercedes Benz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Potret Transportasi...
Potret Transportasi Tradisional untuk Menyeberangi Sungai Cisadane
MPMRent Perkuat Green...
MPMRent Perkuat Green Mobility lewat Layanan Transportasi Terintegrasi
Memanusiakan Jalan Raya:...
Memanusiakan Jalan Raya: Lebih dari Sekadar Aspal dan Marka
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Berita Terkini
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved