Gubernur Khofifah Optimistis Ekonomi Jatim Bergerak Positif di Tengah Pandemi COVID-19
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 00:35 WIB
loading...
A
A
A
"Kami bersyukur di tengah penanganan kasus COVID-19, pertumbuhan ekonomi Jatim justru naik. Pertumbuhan ekonomi triwulan II sebesar 7,05 persen dan Jatim mampu menjadi penyumbang ekonomi terbesar kedua di Pulau Jawa setelah DKI Jakarta dengan kontribusi 24,93 persen," terang Khofifah.
Struktur perekonomian Jatim menurut lapangan usaha, selama triwulan II 2021 didominasi oleh tiga lapangan usaha utama. Diantaranya, Lapangan Usaha Industri Pengolahan dengan kontribusi sebesar 30,23 persen. Lalu Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 18,28 persen. Terakhir, Pertanian, Kehutanan dan Perikanan sebesar 12,37 persen.
Dia menambahkan, Pemprov Jatim juga terus memaksimalkan belanja daerah sebagai stimulus perekonomian masyarakat. Hingga 5 Agustus 2021, realisasi belanja daerah mencapai 44,29 persen dan pendapatan daerah mencapai 61,04 persen.
"Kedua pencapaian ini merupakan kinerja luar biasa yang dilakukan seluruh OPD di Pemprov Jatim serta kolaborasi yang baik dengan DPRD Jatim dan seluruh stake holder Forkopimda Jatim," tutur Khofifah.
Struktur perekonomian Jatim menurut lapangan usaha, selama triwulan II 2021 didominasi oleh tiga lapangan usaha utama. Diantaranya, Lapangan Usaha Industri Pengolahan dengan kontribusi sebesar 30,23 persen. Lalu Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 18,28 persen. Terakhir, Pertanian, Kehutanan dan Perikanan sebesar 12,37 persen.
Dia menambahkan, Pemprov Jatim juga terus memaksimalkan belanja daerah sebagai stimulus perekonomian masyarakat. Hingga 5 Agustus 2021, realisasi belanja daerah mencapai 44,29 persen dan pendapatan daerah mencapai 61,04 persen.
"Kedua pencapaian ini merupakan kinerja luar biasa yang dilakukan seluruh OPD di Pemprov Jatim serta kolaborasi yang baik dengan DPRD Jatim dan seluruh stake holder Forkopimda Jatim," tutur Khofifah.
(msd)
Lihat Juga :