Waspada, Modus Baru Penipuan di Tengah Pandemi Corona

Selasa, 21 April 2020 - 10:01 WIB
loading...
Waspada, Modus Baru...
Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 tak menyurutkan para pelaku kejahatan beraksi. Sebaliknya, mereka justru mengambil kesempatan dari masyarakat yang tengah fokus memerangi virus Corona.

Salah satu kejahatan yang marak yakni penipuan. Seperti yang dialami Kania Khoirunisa, Humas Komunitas Pita Oren.

Komunitas ini merupakan Lembaga Alumni FISIP UHAMKA yang bergerak di bidang kemanusiaan. Kania sudah dua kali nyaris menjadi korban penipuan.

Kasus pertama, Kania mendapatkan pesan singkat dari orang yang mengaku bernama Muhlis Apriansyah pada 17 April 2020.

"Dia (pelaku) kirim bukti transfer donasi ke rekening bendahara kami, Firda sebesar Rp2 juta. Di bukti transfer tertera jam pengiriman 01:18:47. Lokasinya Alfamart Link. Terus dia bilang sebenarnya ingin donasi Rp200 ribu, tapi nominalnya kelebihan lalu minta refund atau kembali ditransfer Rp1,8 juta," ujar Kania kepada SINDOnews, Selasa (21/4/2020).

Kania curiga lantaran di masa PSBB ini kebanyakan minimarket sudah tutup dari pukul 21.00 WIB.

"Langsung saya curiga. Saya tanya anda transfer di Alfamart jam 1 malam? Dia bilang ya, Alfamart 24 jam. Saya bilang mohon tunggu nanti dicek dulu dan siang baru bisa tahu. Tapi, dia (pelaku) mendesak segera dikirimkan ke rekening Indah Ratnasari karena untuk kakak iparnya lahiran,” katanya.

Kania meminta yang bersangkutan untuk menunggu sampai dipastikan kalau dananya benar-benar masuk. “Eh pelaku mendesak lagi. Ini bukti transfer saya. Kemudian, saya tegaskan sekali lagi tetap ingin cek mutasi dulu. Hingga pukul 09.00 WIB ini dia belum hubungi saya lagi," ujar Kania.

Tak berselang lama, Senin 20 April 2020 Bendahara Komunitas Pita Oren Firda kembali mendapati kasus serupa.

Perempuan mengaku bernama Siti menyampaikan pesan bahwa dirinya mengirim donasi sebesar Rp5,5 juta. Namun, Siti mengaku keliru seharusnya yang ditransfer Rp500 ribu.

"Setelah saya cek enggak ada penambahan saldo seperti yang dia bilang. Alhamdulillah kami enggak sempat mengikuti pesan pelaku untuk transfer balik," kata Firda.

Sekadar informasi, Komunitas Pita Oren bertujuan menggalang dana untuk membantu masyarakat yang terkena dampak ekonomi dan sosial akibat Covid-19.

Gerakan yang dilakukan yakni penggalangan dana, pembelian paket bantuan di warung tetangga, penyerahan bantuan kepada tetangga yang terdampak, serta menggalakkan protokol kesehatan dari pemerintah.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Warga Negara Korsel...
Warga Negara Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Dibunuh
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap 173 Begal, Penasihat Ahli Kapolri: Agar Jakarta Aman
Sadis! Geng Motor Bacok...
Sadis! Geng Motor Bacok 2 Pengendara Motor di Flyover Cibodas Tangerang
Bareskrim Ungkap Modus...
Bareskrim Ungkap Modus Phishing Tools yang Bikin Kerugian Global Rp350 Miliar
Bareskrim Polri Sita...
Bareskrim Polri Sita 23 Ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal di Pontianak
Usai Diperiksa Bareskrim,...
Usai Diperiksa Bareskrim, Eks Direktur PT DSI Langsung Ditahan
Rekomendasi
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Berita Terkini
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved