Targetkan 1.000 Remaja Ikut Vaksinasi, Hansaplast Dukung Pembentukan Herd Immunity

Rabu, 04 Agustus 2021 - 14:22 WIB
loading...
Targetkan 1.000 Remaja...
Sentra vaksinasi di pusat perbelanjaan QBig, BSD City, Tangerang, menargetkan 1.000 anak berusia remaja 12-17 tahun untuk disuntik vaksin. Foto/Ist
A A A
TANGERANG - Sentra vaksinasi di pusat perbelanjaan QBig, BSD City, Tangerang, menargetkan 1.000 anak berusia remaja 12-17 tahun untuk disuntik vaksin. Kegiatan yang digelar Hansaplast dan SehatQ untuk mendukung pembentukan herd immunity maupun kekebalan komunal.

“Dengan ini kami mengajak keluarga Indonesia untuk memenuhi kebutuhan anak usia remaja terhadap vaksin COVID-19, demi percepatan pembentukan herd immunity maupun kekebalan komunal, agar pandemi bisa segera berakhir,” kata Junior Brand Manager Hansaplast, Tessa Indria Putri, dalam keterangan tertulis Rabu (4/8/2021). (Baca juga; Zulhas: Sukseskan Vaksin, Solusi Atasi Pandemi Covid-19 )

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI pada awal Juli 2021 telah mengeluarkan surat edaran percepatan vaksinasi COVID-19 melalui Vaksinasi Tahap 3 bagi masyarakat rentan, masyarakat umum lainnya, serta anak berusia 12-17 tahun. Kebijakan ini ditempuh lantaran terjadinya peningkatan kasus terkonfirmasi COVID-19 pada usia anak-anak, termasuk untuk rentang usia 12-17 tahun.

Melansir situs Kementerian Kesehatan RI, yang menjadi pertimbangan selanjutnya adalah rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) serta persetujuan pemakaian vaksin COVID-19 produksi PT Biofarma (Sinovac) bagi anak berusia di atas 12 tahun. Jadi selanjutnya, vaksinasi pun bisa diberikan untuk anak berumur remaja, antara 12-17 tahun. (Baca juga; Vaksinasi Tetap Digenjot Meski Seko Masih Zona Hijau Covid-19 )

Vaksinasi COVID-19 untuk anak ini dapat dilaksanakan di berbagai lokasi, seperti fasilitas kesehatan maupun sekolah. Program vaksinasi bagi anak usia remaja di QBig dari SehatQ ini memberikan berbagai kemudahan dan kenyamanan bagi keluarga. “Mulai dari proses pendaftaran secara online, antrean yang rapi dan cepat, serta pemantauan setelah vaksinasi oleh dokter-dokter berpengalaman,” ujar Tessa.

Sentra vaksinasi ini bukanlah yang pertama kali diselenggarakan, sebelumnya SehatQ telah membuka layanan vaksinasi COVID-19 bagi para lansia, pekerja publik dan sektor retail, serta masyarakat umum. “Dengan serangkaian kegiatan vaksinasi ini, kami berharap dapat membantu pemerintah dalam upaya percepatan pendistribusian vaksin COVID-19 bagi kalangan masyarakat luas,” kata Director of Corporate and Regulatory Affairs SehatQ, Pandu Budiarso.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Rekomendasi
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved