Ajak Masyarakat Lawan COVID-19, Farhan Sumbang APD untuk Nakes di Bandung-Cimahi
Kamis, 28 Mei 2020 - 19:40 WIB
loading...
Anggota DPR dari Fraksi Nasdem Muhammad Farhan menyerahkan bantuan APD ke RS Dustira Cimahi. Foto/Dok Pribadi M Farhan
A
A
A
BANDUNG - Setelah sebelumnya membagikan puluhan ribu masker untuk masyarakat, kali ini anggota DPR dari Fraks Nasional Demokrat (NasDem) Muhammad Farhan menyalurhkan bantuan puluhan ribu alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan (nakes) di Kota Bandung dan Cimahi.
Bantuan APD diberikan sebagai wujud kepedulian Farhan terhadap nakes yang berjuang di garda terdepan dalam menanggulangi wabah virus Corona atau COVID-19. (BACA JUGA: Sepekan, Pasien Positif COVID-19 di Kota Bandung Jadi 300 Orang )
Puluhan ribu APD yang telah didistribusikan itu meliputi head covers, shoes covers, masker N95, hazmat disposable, faceshield, dan masker kain. Sebagian masker dibagikan untuk masyarakat.
"Para tenaga kesehatan bekerja siang dan malam tanpa lelah, berpisah dari keluarga demi kemanusiaan," kata Farhan dalam kegiatan kunjungan dan masa reses di daerah pemilihan (dapil) Jabar 1, Kota Bandung dan Cimahi, Kamis, (28/5/2020).
Farhan mengemukakan, para tenaga kesehatan harus kontak langsung dengan pasien positif terinfeksi virus Corona di rumah sakit rujukan dan rumah sakit non-rujukan.
Bantuan APD diberikan sebagai wujud kepedulian Farhan terhadap nakes yang berjuang di garda terdepan dalam menanggulangi wabah virus Corona atau COVID-19. (BACA JUGA: Sepekan, Pasien Positif COVID-19 di Kota Bandung Jadi 300 Orang )
Puluhan ribu APD yang telah didistribusikan itu meliputi head covers, shoes covers, masker N95, hazmat disposable, faceshield, dan masker kain. Sebagian masker dibagikan untuk masyarakat.
"Para tenaga kesehatan bekerja siang dan malam tanpa lelah, berpisah dari keluarga demi kemanusiaan," kata Farhan dalam kegiatan kunjungan dan masa reses di daerah pemilihan (dapil) Jabar 1, Kota Bandung dan Cimahi, Kamis, (28/5/2020).
Farhan mengemukakan, para tenaga kesehatan harus kontak langsung dengan pasien positif terinfeksi virus Corona di rumah sakit rujukan dan rumah sakit non-rujukan.
Lihat Juga :