Depresi, Pasien COVID-19 di Mura Tewas Usai Terjung ke dalam Sumur
Selasa, 03 Agustus 2021 - 20:04 WIB
loading...
Satgas COVID-19 saat mengkremasi mayat pria yang nekat terjun ke dalam sumur karena terpapar COVID-19. Foto: Istimewa
A
A
A
MUSI RAWAS - Diduga depresi lantaran terpapar COVID-19 , membuat Suwarto (51) warga Desa Sukajaya, Kecamatan Sumberharta, Kabupaten Musi Rawas (Mura) , nekat menghabisi nyawanya dengan terjun ke dalam sumur sedalam 10 meter, Selasa (3/8/2021).
Informasi yang berhasil diperoleh, awalnya korban menderita sakit dengan gejala seperti COVID-19 . Setelah seminggu di rumah, keluarga mengantarkan korban berobat ke Puskesmas Sumberharta.
Baca juga: 3 Nelayan Nyaris Tewas Disiksa dan Ditusuk Samurai, Kapalnya Dibakar di Perairan Cermin
Setelah dirawat selama dua hari, korban memaksakan diri untuk pulang. Akhirnya diperbolehkan pulang dengan membuat surat pernyataan untuk pulang ke rumah atas dasar kehendak sendiri. Dan pada esok harinya dengan disaksikan keluarga, korban nekat bunuh diri terjun ke dalam sumur.
Keluarga tidak bisa menghalangi, karena saat korban akan terjun ke dalam sumur korban membawa sabit, mengancam orang yang berusaha menghalanginya.Sehingga tidak satupun orang yang berani mencegah niatnya melakukan aksi bunuh diri.
Baca juga: Oknum Anggota DPRD Padangsidimpuan Adu Jotos Dengan Sopir Pimpinan Dewan
Melihat korban terjun ke sumur, warga pun langsung memberikan pertolongan dengan mencari tambang dan meminta bantuan. Namun karena sumur cukup dalam dan evakuasi berjalan lama, korban berhasil dibawa ke atas namun nyawanya tak tertolong. “Korban adalah pasien positif COVID-19, sudah dimandikan dan dimakamkan sesuai protokol COVID-19,” ujar Jumali tetangga korban.
Informasi yang berhasil diperoleh, awalnya korban menderita sakit dengan gejala seperti COVID-19 . Setelah seminggu di rumah, keluarga mengantarkan korban berobat ke Puskesmas Sumberharta.
Baca juga: 3 Nelayan Nyaris Tewas Disiksa dan Ditusuk Samurai, Kapalnya Dibakar di Perairan Cermin
Setelah dirawat selama dua hari, korban memaksakan diri untuk pulang. Akhirnya diperbolehkan pulang dengan membuat surat pernyataan untuk pulang ke rumah atas dasar kehendak sendiri. Dan pada esok harinya dengan disaksikan keluarga, korban nekat bunuh diri terjun ke dalam sumur.
Keluarga tidak bisa menghalangi, karena saat korban akan terjun ke dalam sumur korban membawa sabit, mengancam orang yang berusaha menghalanginya.Sehingga tidak satupun orang yang berani mencegah niatnya melakukan aksi bunuh diri.
Baca juga: Oknum Anggota DPRD Padangsidimpuan Adu Jotos Dengan Sopir Pimpinan Dewan
Melihat korban terjun ke sumur, warga pun langsung memberikan pertolongan dengan mencari tambang dan meminta bantuan. Namun karena sumur cukup dalam dan evakuasi berjalan lama, korban berhasil dibawa ke atas namun nyawanya tak tertolong. “Korban adalah pasien positif COVID-19, sudah dimandikan dan dimakamkan sesuai protokol COVID-19,” ujar Jumali tetangga korban.
Lihat Juga :