Penyiraman Air Keras Pimred Media Online Dipicu Pemerasan yang Dilakukan Korban
Senin, 02 Agustus 2021 - 15:02 WIB
loading...
A
A
A
Riko menjelaskan, saat itu pemilik gelanggang bernama Sempurna Sembiring (41) memberi tahu kepada tersangka Heri Sanjaya Tarigan agar korban diberi pelajaran. Kemudian pada tanggal 25 Juli 2021, tersangka Heri Sanjaya Tarigan janji bertemu di Simpang Tuntungan.
"Sebelumnya tersangka Heri Sanjaya Tarigan sudah mencari orang untuk memberikan pelajaran kepada korban," ungkapnya.
Eksekusi Penyiraman Air Keras
Saat hari eksekusi tiba, sebut Riko, tersangka eksekutor dan driver inisiatif membeli cairan air keras seharga Rp100.000. Kemudian air keras mereka masukkan ke dalam botol minuman suplemen Kratingdeng.
"Kemudian pada pukul 21.00 WIB korban mengirim pesan What's App kalau dia sudah berada di lokasi," tukasnya.
Tak berapa lama, ungkap Riko, tersangka Heri menunjukkan foto korban kepada eksekutor. Kemudian eksekutor atas nama Narkis dan driver Usman Agus (50) bergerak ke lokasi.
"Tapi di jalan mereka sempat memindahkan air keras ke dalam potongan botol Aqua. Setibanya di lokasi, tersangka Narkis langsung menyiramkan air keras tersebut ke tubuh korban, keduanya langsung melarikan diri," pungkasnya.
"Sebelumnya tersangka Heri Sanjaya Tarigan sudah mencari orang untuk memberikan pelajaran kepada korban," ungkapnya.
Eksekusi Penyiraman Air Keras
Saat hari eksekusi tiba, sebut Riko, tersangka eksekutor dan driver inisiatif membeli cairan air keras seharga Rp100.000. Kemudian air keras mereka masukkan ke dalam botol minuman suplemen Kratingdeng.
"Kemudian pada pukul 21.00 WIB korban mengirim pesan What's App kalau dia sudah berada di lokasi," tukasnya.
Tak berapa lama, ungkap Riko, tersangka Heri menunjukkan foto korban kepada eksekutor. Kemudian eksekutor atas nama Narkis dan driver Usman Agus (50) bergerak ke lokasi.
"Tapi di jalan mereka sempat memindahkan air keras ke dalam potongan botol Aqua. Setibanya di lokasi, tersangka Narkis langsung menyiramkan air keras tersebut ke tubuh korban, keduanya langsung melarikan diri," pungkasnya.
Lihat Juga :