Pengakuan Blak-blakan Janda Semarang, Tak Mau Pilih Berondong Ganteng
Minggu, 01 Agustus 2021 - 19:37 WIB
loading...
A
A
A
Petir menambahkan, komunitas janda tua itu rata-rata berusia di atas 60 tahun. Untuk itu, pihaknya selalu fokus memberikan pendampingan dan advokasi kebijakan public agar mereka bisa hidup layak. Termasuk menggandeng pihak lain untuk membantu masyarakat.
"Saya sangat berterima kasih atas kepedulian RSUD Wongsonegoro di tengah kesibukan berjibaku mengurus pasien covid, masih memikirkan nasib orang kecil. Ini perlu ditiru pejabat negara lain, jangan sibuk pencitraan saja tapi langsung temui rakyat," ujar Petir yang juga Komisioner Komisi Informasi Provindi (KIP) Jateng ini.
Sementara itu, Direktur RSUD Wongsonegoro, Susi Herawati, menyampaikan, pemberian sembako dan uang Rp100 ribu ini merupakan bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Bantuan sebanyak 200 paket sembako, selain diberikan pada janda tua, juga ditujukan untuk tukang pungut sampah, tukang parkir, dan penarik becak di kawasan Pasar Surtikanti, Bulu Lor, Semarang Utara.
“Dana ini iuran dari teman-teman tenaga kesehatan di lingkungan RS Wongsonegoro. Kami memberikan kepada eyang janda-janda sepuh di sini. Sesuai arahan Wali Kota Semarang, Bapak Hendrar Prihadi agar bergerak bersama untuk membantu masyarakat di saat pandemi Covid-19," jelas dokter Susi
"Saya sangat berterima kasih atas kepedulian RSUD Wongsonegoro di tengah kesibukan berjibaku mengurus pasien covid, masih memikirkan nasib orang kecil. Ini perlu ditiru pejabat negara lain, jangan sibuk pencitraan saja tapi langsung temui rakyat," ujar Petir yang juga Komisioner Komisi Informasi Provindi (KIP) Jateng ini.
Sementara itu, Direktur RSUD Wongsonegoro, Susi Herawati, menyampaikan, pemberian sembako dan uang Rp100 ribu ini merupakan bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Bantuan sebanyak 200 paket sembako, selain diberikan pada janda tua, juga ditujukan untuk tukang pungut sampah, tukang parkir, dan penarik becak di kawasan Pasar Surtikanti, Bulu Lor, Semarang Utara.
“Dana ini iuran dari teman-teman tenaga kesehatan di lingkungan RS Wongsonegoro. Kami memberikan kepada eyang janda-janda sepuh di sini. Sesuai arahan Wali Kota Semarang, Bapak Hendrar Prihadi agar bergerak bersama untuk membantu masyarakat di saat pandemi Covid-19," jelas dokter Susi
(msd)
Lihat Juga :