Parade Lapangan Merah Dibatalkan, Rusia Karantina Ribuan Tentara

Selasa, 21 April 2020 - 08:56 WIB
loading...
Parade Lapangan Merah...
Lapangan Merah dengan latar belakang Spasskaya Tower dan Katedral St Basil, di Moskow, Rusia. Foto/REUTERS/Shamil Zhumatov
A A A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia memerintahkan ribuan tentaranya dikarantina dua pekan setelah parade militer di Lapangan Merah dibatalkan karena pandemi virus corona.

Sebanyak 15.000 tentara direncanakan mengikuti parade bersama peralatan militer pada 9 Mei untuk memperingati 75 tahun kemenangan Uni Soviet pada Perang Dunia II.

Acara itu biasanya digunakan Kremlin untuk memamerkan kekuatan militer dan pengaruh diplomatiknya.

Namun Presiden Rusia Vladimir Putin menunda acara itu pekan lalu tanpa memberikan tanggal yang pasti. Putin menjelaskan, acara Hari Kemenangan, termasuk parade militer penting bagi rakyat Rusia tapi wabah corona di Rusia berarti acara itu terlalu berisiko untuk digelar.

Tayangan televisi menunjukkan latihan yang diikuti ribuan tentara berbarik di luar kota Moskow awal bulan ini. Dalam tayangan itu tak ada social distancing dan tak ada yang memakai masker untuk cegah virus corona.

Semua tentara yang mengikuti latihan di Moskow akan dikirim kembali ke barak mereka untuk diisolasi selama dua pekan,” ungkap pernyataan Kemhan Rusia.

Kemhan tidak menjelaskan apakah karantina itu hanya untuk pencegahan dan apakah ada tentara yang terjangkit virus corona.

Adapun semua kendaraan militer, kereta dan pesawat yang digunakan dikirim kembali ke pangkalan dan menjalani disinfeksi.

“Para tentara yang membawa peralatan pelindung diri akan ditempatkan lagi di pangkalan,” papar Kemhan Rusia.

Media Rusia menduga terjadi penularan corona pada mereka yang mengikuti latihan parade militer itu.

Kepala sekolah kadet Nakhimov, St Petersburg yang menggelar latihan untuk parade itu menyatakan, dia masuk rumah sakit dengan mengalami demam dan dites virus corona, namun hasilnya belum keluar.

Infeksi corona di Rusia meningkat bulan ini, meski otoritas menerapkan lockdown di Moskow dan kota-kota lain.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penerbangan Internasional...
Penerbangan Internasional dari Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Dibuka, Diawali Umrah
Mahasiswa di Malang...
Mahasiswa di Malang Raih Emas di Ajang Kejuaraan Taekwondo Internasional
Ciptakan Skincare Berbasis...
Ciptakan Skincare Berbasis Hormon, 3 Mahasiswa ITB Kalahkan Puluhan Ribu Tim di Kancah Internasional
Sinergi Polisi dan Pecalang...
Sinergi Polisi dan Pecalang untuk Pengamanan KTT G20
2 Tahun Tutup, Pemkot...
2 Tahun Tutup, Pemkot Bandung Minta Penerbangan Internasional Husein Bandung Dibuka
Hingga Akhir Februari,...
Hingga Akhir Februari, Bandara Juanda Layani 4 Penerbangan Kedatangan Internasional
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Berita Terkini
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Infografis
Gaji Pokok Tentara Pakistan,...
Gaji Pokok Tentara Pakistan, Sersan Rp14 Juta Per Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved