Usai Rapid Test Massal, Pabrik Rokok di Madiun Disterilisasi
Kamis, 28 Mei 2020 - 15:19 WIB
loading...
Petugas melakukan sterilisasi ruang kerja PT DMA, setelah satu karyawannya dinyatakan positif COVID-19. Foto/iNews TV/Arif Eahyu Efendi
A
A
A
MADIUN - Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Madiun, langsung melakukan sterilisasi terhadap seluruh ruang kerja pabrik rokok PT DMA, Kamis (28/5/2020).
(Baca juga: 1 Positif COVID-19, Ratusan Karyawan Pabrik Rokok Rapid Test )
Sterilisasi ruang kerja ini dilakukan, setelah 895 karyawan dan manajemen PT DMA menjalani rapid test secara massal. Sterilisasi dilakukan dengan cara menyemprotkan disinfektan oleh petugas yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.
Menurut Kepala BPBD Kabupaten Madiun, Muhamad Zahrowi sterilisasi ini merupakan tindak lanjut pencegahan penyebaran COVID-19 , khususnya pasca rapid test yang berlangsung Rabu (27/05/2020). Penyemprotan seperti ini akan berlangsung dua kali, dan rencanannya penyemprotan berikutnya akan dilakukan Selasa pekan depan.
"Ini penyemrpotan pertama pasca rapid test kemarin. Akan ada penyemprotan kedua Selasa depan. Tujuannya sterilisasi seluruh area pabrik," ujar pria yang juga menjabat kepala pusat pengendalian operasi di TGTPP COVID-19 Pemkab Madiun itu melalui sambunga telepon, Kamis (28/05/2020) siang.
(Baca juga: 1 Positif COVID-19, Ratusan Karyawan Pabrik Rokok Rapid Test )
Sterilisasi ruang kerja ini dilakukan, setelah 895 karyawan dan manajemen PT DMA menjalani rapid test secara massal. Sterilisasi dilakukan dengan cara menyemprotkan disinfektan oleh petugas yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.
Menurut Kepala BPBD Kabupaten Madiun, Muhamad Zahrowi sterilisasi ini merupakan tindak lanjut pencegahan penyebaran COVID-19 , khususnya pasca rapid test yang berlangsung Rabu (27/05/2020). Penyemprotan seperti ini akan berlangsung dua kali, dan rencanannya penyemprotan berikutnya akan dilakukan Selasa pekan depan.
"Ini penyemrpotan pertama pasca rapid test kemarin. Akan ada penyemprotan kedua Selasa depan. Tujuannya sterilisasi seluruh area pabrik," ujar pria yang juga menjabat kepala pusat pengendalian operasi di TGTPP COVID-19 Pemkab Madiun itu melalui sambunga telepon, Kamis (28/05/2020) siang.
Lihat Juga :