7 Hari Hilang, Nelayan Langkat Akhirnya Ditemukan Mengapung di Tengah Laut
Jum'at, 30 Juli 2021 - 02:10 WIB
loading...
Sejumlah anggota Marinir bersama keluarga korban dan warga saat menyambut korban yang dievakuasi dari tengah laut. Foto: iNewsTV/Muhammad Hijrah Lubis
A
A
A
LANGKAT - Setelah dinyatakan hilang selama 7 hari, nelayan asal Langkat , Gaparuddin Nasution 55, akhirnya ditemukan mengapung di tengah laut , Perairan Pangkalan Susu Langkat, Kamis (29/7/2120).
Jasad Gaparuddin warga Pasar Pompa Lingkungan 7 Kelurah Sei Bilah Kecamatan Sei Lepan KabupatenLangkat, Sumatera Utara (Sumut) ditemukan oleh nelayan asal Desa Kelantan, Perlis saat arah balik pulang, saat itu dia melihat sosok mayat mengapung di tengah laut dengan kondisi wajah tidak dapat dikenali.
Baca juga: Tangis Keluarga dan Rekannya Pecah saat Melepas Kepergian Nakes yang Meninggal karena COVID-19
Dari penemuan jasad itu, Perlis langsung menghubunggi keluarga korban dan Sat Polairud Polres Langkat.
Mendapat laporan itu, personil Sat Polairud langsung turun ke lokasi penemuan mayat yang berjarak sekitar 10 mil dari Pakalan Berandan, dengan mengunakan kapal cepat langsung mengevakuasi jasad korban ke Markas Polairud setempat.
Baca juga: Juru Parkir di Makassar Tewas Bersimbah Darah Penuh Luka di Tubuh
Warga sudah memenuhi lokasi sebelum di evakuasi ke atas Markas Polairud, petugas melihatkan jasad Gaparuddin kepada keluarga dan istri agar memastikan jasad nelayan malang itu adalah Gaparuddin yang dilaporkan hilang 7 hari.
Jasad Gaparuddin warga Pasar Pompa Lingkungan 7 Kelurah Sei Bilah Kecamatan Sei Lepan KabupatenLangkat, Sumatera Utara (Sumut) ditemukan oleh nelayan asal Desa Kelantan, Perlis saat arah balik pulang, saat itu dia melihat sosok mayat mengapung di tengah laut dengan kondisi wajah tidak dapat dikenali.
Baca juga: Tangis Keluarga dan Rekannya Pecah saat Melepas Kepergian Nakes yang Meninggal karena COVID-19
Dari penemuan jasad itu, Perlis langsung menghubunggi keluarga korban dan Sat Polairud Polres Langkat.
Mendapat laporan itu, personil Sat Polairud langsung turun ke lokasi penemuan mayat yang berjarak sekitar 10 mil dari Pakalan Berandan, dengan mengunakan kapal cepat langsung mengevakuasi jasad korban ke Markas Polairud setempat.
Baca juga: Juru Parkir di Makassar Tewas Bersimbah Darah Penuh Luka di Tubuh
Warga sudah memenuhi lokasi sebelum di evakuasi ke atas Markas Polairud, petugas melihatkan jasad Gaparuddin kepada keluarga dan istri agar memastikan jasad nelayan malang itu adalah Gaparuddin yang dilaporkan hilang 7 hari.
Lihat Juga :