Bima Arya: Kolaborasi Ringankan Beban Warga di Masa Pandemi COVID-19

Kamis, 29 Juli 2021 - 10:08 WIB
loading...
Bima Arya: Kolaborasi...
Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Bima Arya mengatakan, kondisi pandemi saat ini sangatlah tidak mudah, terutama bagi warga yang terpapar dari segi kesehatan maupun segi ekonominya. SINDOnews/Haryudi
A A A
BOGOR - Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Bima Arya mengatakan, kondisi pandemi saat ini sangatlah tidak mudah, terutama bagi warga yang terpapar dari segi kesehatan maupun segi ekonominya. Bima Arya menekankan, dibutuhkan kontribusi dan peran aktif dari semua lapisan masyarakat untuk berkolaborasi meringankan beban warga terdampak pandemi COVID-19 .

"Hari ini kita ikhtiar melakukan apa yang bisa kita lakukan untuk meringankan beban warga. Dari APBD dianggarkan, tetapi tentu tidak akan bisa maksimal," kata Bima Arya dalam keterangan pers yang diterima Kamis (29/7/2021). (Baca juga; 20 Menit Makan Pecel Lele, Bima Arya: Rasanya Seperti Sahur Kesiangan )

"Diperlukan kolaborasi dengan semua, banyak warga yang dari hari ke hari bekerja keras untuk menyambung hidupnya, di antaranya buruh harian, pekerja lepasan, karyawan yang dirumahkan dan yang lainnya. Mereka ini harus kita bantu," kata Bima.

Bantuan yang terus mengalir dari berbagai pihak disambut baik Wali Kota Bogor. Ada bantuan paket sembako dari Vespa Ulin yang secara langsung diserahkan Dedie A Rachim kepada Ketua Satgas COVID-19 Kota Bogor. (Baca juga; Sidak ke Pasar Tradisional, Bima Arya Temukan Fenomena Mengejutkan )

Dedie menyebutkan, 400 paket sembako yang diserahkan untuk menambah jumlah logistik di Posko Logistik PPKM Kota Bogor. Selain itu juga untuk mengantisipasi ke depan terkait PPKM Level 4 yang berakhir pada 2 Agustus 2021.

"Kondisinya kita masih belum tahu, apakah setelah tanggal 2 Agustus diperpanjang atau tidak, apakah tetap di level 4 atau turun ke level 3. Paling tidak kita ikhtiar memberikan motivasi bagi masyarakat lainnya untuk berpartisipasi memberikan bantuan bagi warga yang terpapar dan terdampak COVID-19," kata Dedie.

Di sisi lain sambung Dedie, masyarakat menerima paket bantuan dari pemerintah dalam 30 hari ke depan, di antaranya paket BST, PKH, paket lainnya termasuk 115.000 KK yang akan mendapatkan bantuan beras yang akan mulai didistribusikan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Kemendagri Canangkan...
Kemendagri Canangkan Satpol PP sebagai Pelopor Gerakan Indonesia Asri
Wamendagri: Kepemimpinan...
Wamendagri: Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif di Daerah Sangat Penting
Rekomendasi
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved