Jateng Dapat Suplai Oksigen dari KRI dr Soeharso 150 Liter per Hari
Kamis, 29 Juli 2021 - 09:43 WIB
loading...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau KRI dr Soeharso-990 di pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Foto/Ist
A
A
A
SEMARANG - Jawa Tengah (Jateng) mendapat bantuan oksigen dari KRI dr Soeharso-990. Kapal perang rumah sakit terbesar di Indonesia itu bersandar di pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang untuk membantu suplai oksigen di rumah sakit di Jateng.
KRI dr Soeharso merupakan kapal perang rumah sakit yang memiiki oksigen generator. Kapal itu bisa memproduksi oksigen secara mandiri dengan kapasitas sekitar 150.000 liter per hari atau setara dengan 20-25 tabung kapasitas 6.000 liter. Baca juga: PKT Salurkan Bantuan 30 Tabung Oksigen Medis ke RS Bhayangkara Balikpapan
"KRI dr Soeharso ini merupakan kapal perang rumah sakit yang diperintahkan sanggar di Semarang hari ini. Tujuannya adalah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan oksigen khususnya bagi rumah sakit," kata Komandan Lanal Semarang, Kolonel Laut (P) Nazarudin, Rabu (28/7/2021).
Nazarudin menerangkan, kapal tersebut akan bersandar di pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan batas waktu yang tidak ditentukan. "Kapal ini akan stanby sampai terpenuhinya kebutuhan oksigen di Jateng. Jadi tidak ada batas waktu," jelasnya.
Di Indonesia lanjut Nazarudin, ada dua kapal perang rumah sakit yang bisa memproduksi oksigen. Yakni KRI dr Soeharso yang stanby di Semarang saat ini dan KRI Semarang yang sedang sanggar di Surabaya untuk membantu pemenuhan oksigen di Jatim dan sekitarnya.
KRI dr Soeharso merupakan kapal perang rumah sakit yang memiiki oksigen generator. Kapal itu bisa memproduksi oksigen secara mandiri dengan kapasitas sekitar 150.000 liter per hari atau setara dengan 20-25 tabung kapasitas 6.000 liter. Baca juga: PKT Salurkan Bantuan 30 Tabung Oksigen Medis ke RS Bhayangkara Balikpapan
"KRI dr Soeharso ini merupakan kapal perang rumah sakit yang diperintahkan sanggar di Semarang hari ini. Tujuannya adalah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan oksigen khususnya bagi rumah sakit," kata Komandan Lanal Semarang, Kolonel Laut (P) Nazarudin, Rabu (28/7/2021).
Nazarudin menerangkan, kapal tersebut akan bersandar di pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan batas waktu yang tidak ditentukan. "Kapal ini akan stanby sampai terpenuhinya kebutuhan oksigen di Jateng. Jadi tidak ada batas waktu," jelasnya.
Di Indonesia lanjut Nazarudin, ada dua kapal perang rumah sakit yang bisa memproduksi oksigen. Yakni KRI dr Soeharso yang stanby di Semarang saat ini dan KRI Semarang yang sedang sanggar di Surabaya untuk membantu pemenuhan oksigen di Jatim dan sekitarnya.
Lihat Juga :