Cegah Kematian Pasien Isoman, Pemkab Bekasi Buka Tempat Isolasi Terpusat

Rabu, 28 Juli 2021 - 22:07 WIB
loading...
Cegah Kematian Pasien...
Pemerintah Kabupaten Bekasi menyediakan lokasi isolasi terpusat bagi warganya untuk menekan laju penyebaran COVID-19 dan mencegah kamatian pasien isoman. Foto istimewa
A A A
CIKARANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menyediakan lokasi isolasi terpusat bagi warganya untuk menekan laju penyebaran COVID-19 dan mencegah kamatian pasien yang melakukan isolasi mandiri (isoman). Rumah isolasi terpusat yang mampu menampung 660 bed untuk pasien dan nakes ini terletak di Kawasan Industri Jababeka, tepatnya di New Beverly Hills, Cikarang.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan dalam peresmian yang berlangsungRabu (28/7/2021) mengatakan, pusat isolasi tersebut diprioritaskan bagi bagi karyawan yang bekerja di seluruh Kawasan Industri di Kabupaten Bekasi. Menurut data, lebih dari 60 persen kasus COVID-19 Pemkab Bekasi didominasi oleh karyawan pabrik. Baca juga: Isoman di Rumah, 1.500 Warga Kembangan Dapat Konsultasi dan Bantuan Vitamin Gratis

"Kami bersinergi dengan semua pemangku kepentingan, terutama Apindo yang akhirnya terwujud tempat isolasi terpusat ini. Semuanya akan terintegrasi, dan tidak perlu menunggu waktu lama bagi pasien yang terpapar," kata Kombes Hendra.

Selain mendirikan tempat isolasi terpusat, Pemkab Bekasi juga meluncurkan gerakan Berani (Bekasi Berantas Pandemi) yang bertujuan untuk menurunkan tingkat penularan COVID-19. Gerakan Berani ini dilakukan dengan tiga T, yaitu pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment). "Selain itu akan digencarkan vaksinasi bagi masyarakat sehingga targetnya tiga sampai empat bulan kedepan akan tercipta herd immunity di Bekasi," pungkasnya.

Menurut Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan,tempat isolasi terpusat juga untuk mencegah kasus kematian pasien isolasi mandiri (isoman). Menurutnya, kenaikan kasus kematian dari pasien yang menjalani isoman di rumah, terjadi lantaran kondisinya tidak memadai. Baca juga: Viral, Pasien Isoman Covid-19 Makan Bakso Keliling di Jakarta Barat

Ramdan mengatakan, 80 persen pasien yang isoman mengalami penurunan kondisi sehingga saat masuk ke rumah sakit sudah terlanjur parah kondisinya. "Yang terpapar COVID-19 sebagian besar atau sekitar 80 persen adalah yang menjalaniisolasi mandiri di rumah yang tidak semuanya memadai. Masuk rumah sakit sudah telat, sehingga terjadi naiknya angka kematian," ungkapnya.

Karena itu, Pemkab Bekasi memfasilitasi pasien yang terpapar COVID-19 di tempat isolasi secara terpusat. "Dana CSR itu nanti dikelola oleh Apindo untuk menyelenggarakan pusat isolasi mandiri. Sehingga karyawan (yang terpapar) nanti isolasinya di sana, tidak di rumahnya, yang dikhawatirkan tidak memadai sebagai tempat isoman," tutupnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadiri IDC, Ridwan Kamil...
Hadiri IDC, Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 Percepat Disrupsi Digital
Jus Pala, Inovasi Bisnis...
Jus Pala, Inovasi Bisnis UMKM saat Pandemi Covid-19 yang Kini Kian Berkembang
Awas! Ada Peningkatan...
Awas! Ada Peningkatan Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul
Vaksin Covid-19 Penguat...
Vaksin Covid-19 Penguat di Kepri Tinggal Tersisa 10 Ribu Dosis
Di Hadapan Ribuan Babinsa,...
Di Hadapan Ribuan Babinsa, Menhan Prabowo Puji Cara Presiden Jokowi Tangani Pandemi Covid-19
Nihil Kasus Aktif Covid-19,...
Nihil Kasus Aktif Covid-19, Kepri Belum Berstatus Endemi
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
Tips Mencuci Pakaian...
Tips Mencuci Pakaian Pasien Isoman dan Protokolnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved