Peringati Hari Anak Nasional, Bupati Barito Kuala Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Anak
Senin, 26 Juli 2021 - 13:59 WIB
loading...
Hari Anak Nasional 2021 diperingati secara sederhana di Kabupaten Barito Kuala. Bupati Barito Kuala Noormiliyani hadiri peringatan HAN 2021 di Marabahan, Jum’at (24/7/2021).
A
A
A
MARABAHAN - Hari Anak Nasional (HAN) 2021 kembali diperingati secara sederhana di Kabupaten Barito Kuala. Bupati Barito Kuala Noormiliyani hadiri peringatan HAN 2021 di Aula Selidah Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Kuala di Marabahan, Jum’at (24/7/2021).
Mengingat masih belum lenyapnya virus Covid-19 di Indonesia termasuk di Kabupaten Barito Kuala, peringatan HAN seperti tahun sebelumnya berlangsung sederhana dengan peserta yang terbatas. Mereka antara lain Ketua DPRD Kabupaten Barito Kuala Saleh, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala Zulkipli Yadinoor, anggota Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Kuala Saraswati Dwi Putranti Rahmadian Noor, Ketua DWP Kabupaten Barito Kuala Herwina Rezeki Zulkipli Yadi Noor serta Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Barito Kuala Harliani.
Sebelum acara dimulai Bupati Noormiliyani menyempatkan diri bermain congklak bersama anak-anak SDN Marabahan. Tampak keceriaan dan rasa bangga anak-anak bisa bermain dan bertemu langsung dengan orang nomor wahid di Noormiliyani.
Bupati wanita pertama di Kalimantan Selatan ini kemudian menyampaikan tentang betapa pentingnya melindung anak-anak. Keluarga menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak. “Terutama dalam masa pandemi Covid-19 ini, kita harus menjaga kesehatan maupun gizi anak-anak kita yang kelak akan menjadi penerus bangsa,” ujar mantan ketua DPRD Kalimantan Selatan ini.
Noormiliyani mengatakan bahwa Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala memiliki tugas dan tanggung jawab dalam mempersiapkan anak-anak agar menjadi generasi penerus penyambung tongkat estafet pembangunan di masa depan. “Ada beberapa program Pemkab Barito Kuala dalam hal ini, seperti program Bulin Tertawa dan Permata Bunda,” katanya.
Menurutnya program Bulin Tertawa atau Ibu Bersalin Terdata dan Pulang Membawa Akta yang telah diluncurkan pada 2015 ketika bupati dijabat sang suami Hasanuddin Murad. Program ini terintegrasi dengan program Permata Bunda (Pemberian Makanan Tambahan bagi Ibu Hami dan Anak Balita) dalam hal pemenuhan Kartu Identitas Anak (KIA).
“Pemkab Barito Kuala bahkan telah menerbitkan Peraturan Bupati Barito Kuala Nomor 96 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Pemberian Makanan Tambahan Ibu Hamil dan Anak Balita,” kata Noormiliyani.
Mengingat masih belum lenyapnya virus Covid-19 di Indonesia termasuk di Kabupaten Barito Kuala, peringatan HAN seperti tahun sebelumnya berlangsung sederhana dengan peserta yang terbatas. Mereka antara lain Ketua DPRD Kabupaten Barito Kuala Saleh, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala Zulkipli Yadinoor, anggota Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Kuala Saraswati Dwi Putranti Rahmadian Noor, Ketua DWP Kabupaten Barito Kuala Herwina Rezeki Zulkipli Yadi Noor serta Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Barito Kuala Harliani.
Sebelum acara dimulai Bupati Noormiliyani menyempatkan diri bermain congklak bersama anak-anak SDN Marabahan. Tampak keceriaan dan rasa bangga anak-anak bisa bermain dan bertemu langsung dengan orang nomor wahid di Noormiliyani.
Bupati wanita pertama di Kalimantan Selatan ini kemudian menyampaikan tentang betapa pentingnya melindung anak-anak. Keluarga menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak. “Terutama dalam masa pandemi Covid-19 ini, kita harus menjaga kesehatan maupun gizi anak-anak kita yang kelak akan menjadi penerus bangsa,” ujar mantan ketua DPRD Kalimantan Selatan ini.
Noormiliyani mengatakan bahwa Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala memiliki tugas dan tanggung jawab dalam mempersiapkan anak-anak agar menjadi generasi penerus penyambung tongkat estafet pembangunan di masa depan. “Ada beberapa program Pemkab Barito Kuala dalam hal ini, seperti program Bulin Tertawa dan Permata Bunda,” katanya.
Menurutnya program Bulin Tertawa atau Ibu Bersalin Terdata dan Pulang Membawa Akta yang telah diluncurkan pada 2015 ketika bupati dijabat sang suami Hasanuddin Murad. Program ini terintegrasi dengan program Permata Bunda (Pemberian Makanan Tambahan bagi Ibu Hami dan Anak Balita) dalam hal pemenuhan Kartu Identitas Anak (KIA).
“Pemkab Barito Kuala bahkan telah menerbitkan Peraturan Bupati Barito Kuala Nomor 96 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Pemberian Makanan Tambahan Ibu Hamil dan Anak Balita,” kata Noormiliyani.
Lihat Juga :