Kembangkan Budidaya Ikan Kerapu, Mantan Honorer Pemkab Bangka Selatan Raih Omset Miliaran Rupiah
Senin, 26 Juli 2021 - 08:35 WIB
loading...
A
A
A
Namun kata dia, sejak pandemi COVID-19, dirinya bersama Koperasi Usaha Muda Inovatif mengalami kesulitan pemasaran, mengingat negara tujuan ekspor menutup keran pembelian ikan dari luar.
"Yang siap panen saat ini ada kurang lebih 4 ton, namun kita tidak bisa jual karena tidak bisa ekspor. Sedangkan kita harus mengeluarkan biaya operasional secara rutin. Jadi kami harus mencari modal cadangan lagi sampai bisa ekspor. Ini yang menjadi kendala saat ini," ucapnya.
Sementara itu, Pembina Koperasi Usaha Muda Inovatif, Sumindar mengatakan, pihaknya membuka ruang bagi investor yang ingin berinvestasi bersama mengembangkan budidaya ikan kerapu tersebut. Baca juga: Ketua DPD RI Dukung NTT-NTB Jadi Pusat Budidaya Ikan Kerapu dan Kakap
"Dengan kondisi seperti ini, kami membuka ruang bagi investor untuk bergabung dengan sistem bagi hasil hingga 30 persen dengan modal investasi kurang lebih Rp500 juta. Bagi yang berminat bisa menghubungi kami," katanya.
"Yang siap panen saat ini ada kurang lebih 4 ton, namun kita tidak bisa jual karena tidak bisa ekspor. Sedangkan kita harus mengeluarkan biaya operasional secara rutin. Jadi kami harus mencari modal cadangan lagi sampai bisa ekspor. Ini yang menjadi kendala saat ini," ucapnya.
Sementara itu, Pembina Koperasi Usaha Muda Inovatif, Sumindar mengatakan, pihaknya membuka ruang bagi investor yang ingin berinvestasi bersama mengembangkan budidaya ikan kerapu tersebut. Baca juga: Ketua DPD RI Dukung NTT-NTB Jadi Pusat Budidaya Ikan Kerapu dan Kakap
"Dengan kondisi seperti ini, kami membuka ruang bagi investor untuk bergabung dengan sistem bagi hasil hingga 30 persen dengan modal investasi kurang lebih Rp500 juta. Bagi yang berminat bisa menghubungi kami," katanya.
(don)
Lihat Juga :