Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Varian Delta Masuk NTT, 3 Orang Terkonfirmasi Positif di Kota Kupang

loading...
Varian Delta Masuk NTT, 3 Orang Terkonfirmasi Positif di Kota Kupang
Varian Delta kini telah masuk di NTT, warga setempat diimbau waspada dan menerapkan prokes ketat. Foto: Dok/SINDONews
MAUMERE - Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta untuk waspada dan patuh pada protokol Kesehatan ( prokes ). Pasalnya, COVID-19 varian delta sudah masuk ke NTT, tiga orang sudah dinyatakan postif.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Covid-19, Marius Ardu Jelamu, Rabu (21/7/2021). Menurutnya, pasien yang terpapar COVID-19 varian delta berada di Kota Kupang."Sesuai hasil pemeriksaan, 3 orang di Kota Kupang positif COVID-19 varian Delta," katanya.

Baca juga: Alarm Tanda Bahaya! Varian Delta Masuk Merauke Papua, 10 Sampel Positif

Menurut dia, saat ini pasien tersebut sedang dalam perawatan medis di Rumah Sakit di Kota Kupang. “Saya minta tenaga medis agar benar-benar menerapkan protokol kesehatan dalam merawat pasien tersebut,karena virus ini (Covid-19 Varian Delta) sangat berbahaya," tegasnya.

Dia memgimbau seluruh masyarakat NTT agar tetap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas, karena COVID-19 varian delta lebih cepat menular."Harus jaga jarak, cuci tangan, pakai masker, hindari kerumunan, kurangi mobilitas. Sesering mungkin makan makanan bergizi dan jangan lupa berolahraga," pesan Marius.

Baca juga: Hari Pertama Perpanjangan PPKM Darurat, Kasus COVID-19 di Bali Pecah Rekor



Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat NTT agar segera memeriksakan diri ke faskes terdekat."Kalau ada gejala, batuk, pilek dan demam, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar bisa mendapat perawatan secepatnya," tandasnya.

Kasus COVID-19 dan kematian akibat virus itu terus meningkat di NTT warga pun diminta taat prokes. Untuk diketahui, hingga saat ini total pasien COVID-19 di NTT sebanyak 29.815 orang, sudah sembuh, 21.354 orang, yang meninggal, 619, dan yang masih dirawat 7.842 orang.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top