Pemotongan Hewan Kurban di Rumah Potong Hewan Naik 100 Persen
Rabu, 21 Juli 2021 - 07:51 WIB
loading...
Animo masyarakat memotongkan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) di momen Hari Raya Idul Adha 1442 H tercatat meningkat 100 persen. SINDOnews/Lukman
A
A
A
SURABAYA - Animo masyarakat memotongkan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) di momen Hari Raya Idul Adha 1442 H tercatat meningkat 100 persen. Jika tahun lalu mencapai 100-an ekor hewan, tahun ini tercatat sebanyak 200 an ekor hewan.
"Animo masyarakat untuk memanfaatkan RPH tahun ini cenderung meningkat. Ada kenaikan mencapai 100 % di RPH ini. Kami ucapkan selamat kepada Pemkot Surabaya yang sudah berhasil mengimbau masyarakatnya untuk memanfaatkan RPH ini," kata Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat meninjau pemotongan hewan kurban di RPH Pegirian Surabaya, Selasa (20/7/2021)
Dengan naiknya antusias masyarakat melakukan pemotongan di RPH, menjadi indikasi meningkatnya ketaatan masyarakat untuk tidak menimbulkan kerumunan di wilayahnya. Hal itu, sebut Emil, sejalan dengan anjuran pemerintah dalam penyelenggaraan Hari Raya Idul Adha 1442 H di suasana pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.
Tak hanya menyoroti naiknya antusiasme masyarakat, Emil juga memastikan bahwa proses penyembelihan hewan kurban di dalam RPH Pegirian Surabaya berjalan sesuai dengan protokol kesehatan (Prokes). Disamping itu penyembelihannya pun berjalan sangat profesional dan aman bagi masyarakat.
"Dan disini prosesnya pun luar biasa, benar-benar profesional. Bukan hanya cepat tapi ada veteriner atau dokter hewan yang mengawasi sebelum antemortem dan sesudah dipotong," tuturnya.
"Animo masyarakat untuk memanfaatkan RPH tahun ini cenderung meningkat. Ada kenaikan mencapai 100 % di RPH ini. Kami ucapkan selamat kepada Pemkot Surabaya yang sudah berhasil mengimbau masyarakatnya untuk memanfaatkan RPH ini," kata Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat meninjau pemotongan hewan kurban di RPH Pegirian Surabaya, Selasa (20/7/2021)
Dengan naiknya antusias masyarakat melakukan pemotongan di RPH, menjadi indikasi meningkatnya ketaatan masyarakat untuk tidak menimbulkan kerumunan di wilayahnya. Hal itu, sebut Emil, sejalan dengan anjuran pemerintah dalam penyelenggaraan Hari Raya Idul Adha 1442 H di suasana pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.
Tak hanya menyoroti naiknya antusiasme masyarakat, Emil juga memastikan bahwa proses penyembelihan hewan kurban di dalam RPH Pegirian Surabaya berjalan sesuai dengan protokol kesehatan (Prokes). Disamping itu penyembelihannya pun berjalan sangat profesional dan aman bagi masyarakat.
"Dan disini prosesnya pun luar biasa, benar-benar profesional. Bukan hanya cepat tapi ada veteriner atau dokter hewan yang mengawasi sebelum antemortem dan sesudah dipotong," tuturnya.
Lihat Juga :