Responsif Cairkan Dana COVID Usai Ditegur Mendagri, KNPI Apresiasi 2 Provinsi
Selasa, 20 Juli 2021 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Mendagri memberikan teguran tertulis cukup keras kepada 19 kepala daerah yang penyerapan anggarannya dinilai buruk dalam penanganan pandemi COVID-19 ini dan insentif tenaga kesehatan (nakes).
Varhan menegaskan, KNPI sangat respek dengan langkah Mendagri memberikan peringatan tersebut. Cara itu adalah tindakan kontrol yang menunjukkan adanya fokus, kendali dan keterukuran kinerja.
Apalagi, sebelumnya Kemdagri terus mengingatkan semua pemerintah provinsi agar benar-benar mengoptimalkan dana tersebut guna memaksimalkan upaya pemberantasan COVID-19.
“Sebaliknya, kami juga menghargai sikap responsif beberapa Pemprov, bukan Sulsel dan Sumsel. Kami berharap, para gubernur, terutama yang termasuk dalam 19 pemrov yang ditegur tersebut segera merespons Kemdagri sebagaimana harusnya. Bila dana COVID-19 cair, tentu rakyat pun akan sangat senang dan berterima kasih,” katanya.
Khususnya berkaitan dengan dana tenaga kesehatan, dia berharap para nakes bisa bertahan dan kembali fokus berjuang melawan pandemi COVID-19, tanpa terpecah dengan pikiran untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
Varhan menegaskan, KNPI sangat respek dengan langkah Mendagri memberikan peringatan tersebut. Cara itu adalah tindakan kontrol yang menunjukkan adanya fokus, kendali dan keterukuran kinerja.
Apalagi, sebelumnya Kemdagri terus mengingatkan semua pemerintah provinsi agar benar-benar mengoptimalkan dana tersebut guna memaksimalkan upaya pemberantasan COVID-19.
“Sebaliknya, kami juga menghargai sikap responsif beberapa Pemprov, bukan Sulsel dan Sumsel. Kami berharap, para gubernur, terutama yang termasuk dalam 19 pemrov yang ditegur tersebut segera merespons Kemdagri sebagaimana harusnya. Bila dana COVID-19 cair, tentu rakyat pun akan sangat senang dan berterima kasih,” katanya.
Khususnya berkaitan dengan dana tenaga kesehatan, dia berharap para nakes bisa bertahan dan kembali fokus berjuang melawan pandemi COVID-19, tanpa terpecah dengan pikiran untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
(shf)
Lihat Juga :