Sakit Hati Dipecat, Eks Karyawan PT OSS Bunuh Seorang TKA Asal China

Senin, 19 Juli 2021 - 17:40 WIB
loading...
Sakit Hati Dipecat,...
Pelaku pembunuhan TKA asal China karena sakit hati dipecat dari perusahaannya. Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Foto: iNewsTV/Febriyono Tamenk
A A A
KONAWE - Tak terima dipecat dari pekerjaanya, seorang mantan karyawan PT OSS berinisial T alias M (18) tega membunuh seorang tenaga kerja asing (TKA) asal China berinisial mr SF (47).

Peristiwa itu terjadi pada, Kamis (15/7/2021) lalu sekitar pukul 05.00 Wita di sekitar area perusahaan, Kecamatan Morosi, Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sakit Hati Dipecat, Eks Karyawan PT OSS Bunuh Seorang TKA Asal China

Baca juga: Demo Tolak Otsus Jilid II di Kota Sorong Dibubarkan Polisi, Belasan Orang Diamankan

Usai melakukan pembunuhan pelaku mencoba melarikan diri, namun polisi sigap pelaku terpaksa ditembak pada kaki bahagian kanan.

“Pelaku membunuh dengan cara memukul kepala korban menggunakan besi ulir, motif pelaku membunuh korban adalah sakit hati dan dendam karena dipecat dari pekerjaannya,” beber Kapolres Konawe, AKBP Wasis Santoso.

Sakit Hati Dipecat, Eks Karyawan PT OSS Bunuh Seorang TKA Asal China

Baca juga: Ini Penampakan Uber, Pengeroyok dan Penusuk Polisi saat Diingatkan Prokes

Demi mempertanggungjawabkan perbuatanya pelaku di jerat 338 atau pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembunuh Sadis Pengemudi...
Pembunuh Sadis Pengemudi Ojol di Tangerang Ditetapkan Jadi Tersangka
Polisi Tangkap Pembunuh...
Polisi Tangkap Pembunuh Driver Ojol yang Tidur di Pangkalan
Memilukan, Driver Ojol...
Memilukan, Driver Ojol Tewas Ditikam saat Tidur di Pangkalan, Motor dan Ponsel Raib
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Rekomendasi
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Viral Kabar Kanye West...
Viral Kabar Kanye West Bakal Manggung di Jakarta Oktober 2026, Netizen Antusias War Tiket!
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Infografis
Fatwa MUI: Vaksin Covid-19...
Fatwa MUI: Vaksin Covid-19 CanSino Asal China Haram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved