Gini Ratio di Jatim Naik, Ketimpangan Warga Miskin-Kaya Makin Lebar
Sabtu, 17 Juli 2021 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Kategori tingkat ketimpangan tinggi, jika persentase pengeluaran kelompok penduduk 40 persen terbawah angkanya di bawah 12 persen. Kategori tingkat ketimpangan sedang, jika angkanya berkisar antara 12-17 persen. Kategori tingkat ketimpangan rendah jika angkanya berada di atas 17 persen. Baca juga: Upah Pembersihan Kapal Naik, Picu Penurunan Daya Beli Nelayan di Jawa Timur
Pada Maret 2021, persentase pengeluaran pada kelompok 40 persen terbawah adalah sebesar 18,19 persen. Ini berarti tingkat ketimpangan ukuran Bank Dunia, Jatim berada pada kategori ketimpangan rendah. Persentase pengeluaran pada kelompok 40 persen terbawah pada bulan Maret 2021 ini menurun jika dibandingkan dengan kondisi September 2020 yang sebesar 19,06 persen.
Berdasarkan wilayah perkotaan dan perdesaan, persentase pengeluaran pada kelompok penduduk 40 persen terbawah di daerah perkotaan pada Maret 2021 sebesar 17,49 berkategori ketimpangan rendah. Demikian pula untuk daerah perdesaan, persentase pengeluaran kelompok penduduk 40 persen terbawah pada Maret 2021 berada pada kategori ketimpangan rendah (20,35 persen).
Pada Maret 2021, persentase pengeluaran pada kelompok 40 persen terbawah adalah sebesar 18,19 persen. Ini berarti tingkat ketimpangan ukuran Bank Dunia, Jatim berada pada kategori ketimpangan rendah. Persentase pengeluaran pada kelompok 40 persen terbawah pada bulan Maret 2021 ini menurun jika dibandingkan dengan kondisi September 2020 yang sebesar 19,06 persen.
Berdasarkan wilayah perkotaan dan perdesaan, persentase pengeluaran pada kelompok penduduk 40 persen terbawah di daerah perkotaan pada Maret 2021 sebesar 17,49 berkategori ketimpangan rendah. Demikian pula untuk daerah perdesaan, persentase pengeluaran kelompok penduduk 40 persen terbawah pada Maret 2021 berada pada kategori ketimpangan rendah (20,35 persen).
(don)
Lihat Juga :