Alarm Bahaya, Kasus COVID-19 di Sulsel Terus Meningkat
Jum'at, 16 Juli 2021 - 23:01 WIB
loading...
A
A
A
Hanya saja dia mengklaim, tingkat keterisian ruang perawatan pasien COVID-19 masih relatif aman. “Sekarang baru sekitar 40% (tingkat BOR). Jadi ada 60% (tempat tidur pasien di RS) yang belum dipakai,” beber dia.
Kendati begitu, Pemprov Sulsel juga tengah menyiapkan langkah mitigasi jika sewaktu-waktu tingkat keterisian tempat tidur sudah semakin banyak. Bahkan jika tingkat BOR melebihi kapasitas.
Baca juga: Kabar Baik! BOR RS COVID-19 di Jabar Kembali Turun, Ridwan Kamil: Jaga Prokes
“Kita ada langkah mitigasi rencana operasionalnya. Kalau memang sudah sampai sekitar 70% (tingkat BOR), kita tambah lagi kapasitas rumah sakit. Kemudian kalau sudah full, kita buka rumah sakit lapangan. Tapi mudah-mudahan tidak dipakai,” ucap Ichsan.
Saat ini kata dia, pemerintah terus mendorong penanganan COVID-19 lewat Pemberlakukan Pembatasan Aktivitas Masyarakat (PPKM). Di samping memperketat protokol kesehatan, dia menekankan pentingnya membatasi mobilitasi atau pergerakan orang menyusul adanya penularan virus korona varian delta.
Kendati begitu, Pemprov Sulsel juga tengah menyiapkan langkah mitigasi jika sewaktu-waktu tingkat keterisian tempat tidur sudah semakin banyak. Bahkan jika tingkat BOR melebihi kapasitas.
Baca juga: Kabar Baik! BOR RS COVID-19 di Jabar Kembali Turun, Ridwan Kamil: Jaga Prokes
“Kita ada langkah mitigasi rencana operasionalnya. Kalau memang sudah sampai sekitar 70% (tingkat BOR), kita tambah lagi kapasitas rumah sakit. Kemudian kalau sudah full, kita buka rumah sakit lapangan. Tapi mudah-mudahan tidak dipakai,” ucap Ichsan.
Saat ini kata dia, pemerintah terus mendorong penanganan COVID-19 lewat Pemberlakukan Pembatasan Aktivitas Masyarakat (PPKM). Di samping memperketat protokol kesehatan, dia menekankan pentingnya membatasi mobilitasi atau pergerakan orang menyusul adanya penularan virus korona varian delta.
(nic)
Lihat Juga :