Sempat Takut Dikira Razia, Warga Pasar Kambing Lega Ternyata Dikasih Sembako
Jum'at, 16 Juli 2021 - 21:12 WIB
loading...
A
A
A
Selama pandemi, dirinya mengaku kerap kesulitan mencari uang. Suaminya hanya bekerja sebagai buruh serabutan. Dan di masa PPKM Darurat ini suaminya terpaksa di rumah saja karena tidak ada yang bisa dikerjakan.
“Terdampak banget, susah mau nyari uang juga gak bisa. Dapat sembako kayak gini ya Alhamdulillah banget bisa untuk makan keluarga,” ucapnya penuh syukur.
Sementara itu, Kapolrestro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar mengatakan, ratusan sembako yang dibagikan disebar ke sejumlah wilayah. Antara lain di kawasan Margonda dan warga di Pasar Kambing, Cisalak. Pembagian sembako kali ini menyasar para pengemudi ojek daring dan juga warga kurang mampu yang terdampak kesulitan selama PPKM Darurat.
Baca juga: 21 Rumah Sakit di Kota Bogor Alami Kelangkaan Oksigen dan Obat-obatan
“Saya dengan Dandim menyerahkan bantuan sembako, pertama untuk teman-teman ojol (ojek online) di Margonda, dan di slum area saat ini (Pasar Kambing),” katanya.
Dia memahami banyak warga yang kesulitan semasa PPKM Darurat. Karena pelaku usaha kaki lima pun ikut terdampak akibat pembatasan kegiatan. Bantuan yang diberikan sebagai bentuk empati pihaknya dalam rangka meringankan beban warga.
“Terdampak banget, susah mau nyari uang juga gak bisa. Dapat sembako kayak gini ya Alhamdulillah banget bisa untuk makan keluarga,” ucapnya penuh syukur.
Sementara itu, Kapolrestro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar mengatakan, ratusan sembako yang dibagikan disebar ke sejumlah wilayah. Antara lain di kawasan Margonda dan warga di Pasar Kambing, Cisalak. Pembagian sembako kali ini menyasar para pengemudi ojek daring dan juga warga kurang mampu yang terdampak kesulitan selama PPKM Darurat.
Baca juga: 21 Rumah Sakit di Kota Bogor Alami Kelangkaan Oksigen dan Obat-obatan
“Saya dengan Dandim menyerahkan bantuan sembako, pertama untuk teman-teman ojol (ojek online) di Margonda, dan di slum area saat ini (Pasar Kambing),” katanya.
Dia memahami banyak warga yang kesulitan semasa PPKM Darurat. Karena pelaku usaha kaki lima pun ikut terdampak akibat pembatasan kegiatan. Bantuan yang diberikan sebagai bentuk empati pihaknya dalam rangka meringankan beban warga.
Lihat Juga :