Sekolah Islam Athirah Gelar Vaksinasi untuk Siswa dan Masyarakat Umum
Jum'at, 16 Juli 2021 - 14:51 WIB
loading...
Suasana vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan Sekolah Islam Athirah bekerja sama dengan Kodam XIV Hasanuddin, Jumat (16/7). Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Percepatan vaksinasi Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia perlu didukung setiap komponen masyarakat. Hal itu agar target masyarakat yang telah divaksin dapat dicapai, sehingga bisa terbentuk kekebalan kelompok.
Untuk mencapai target tersebut, Sekolah Islam Athirah bekerja sama dengan Kodam XIV Hasanuddin menggelar vaksinasi yang berlangsung tanggal 16 dan 17 Juli 2021 di Sekolah Islam Athirah Jalan Kajaolliddo No 22 Makassar.
Baca juga:Keluarga Pegawai, Vendor dan Asosiasi Pelindo IV Divaksin Covid-19
Kegiatan itu turut didukung oleh Badan Musyawarah Jamiah (BMJ) Athirah, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sulsel dan Satgas Covid KG-Athirah.
Ketua Panitia Pelaksana, Imelda Makkuassang mengatakan, kegiatan vaksinasi itu menyasar siswa SMP dan SMA Islam Athirah yang berusia 12-17 tahun, keluarga siswa, masyarakat umum, serta mitra driver Grab.
Antusiasme peserta vaksinasi cukup tinggi. Dari target 2.000 peserta yang divaksin selama dua hari pelaksanaan, hingga pukul 12.00 Wita pada Jumat (16/7), sudah ada 900 orang yang telah divaksin. Imelda memproyeksi, hari pertama penyelenggaraan vaksinasi tersebut bisa diikuti 1.500 orang.
"Kalau sampai sore mungkin bisa 1.500 orang. Kita siapkan vaksin 2.000 untuk dipakai dua hari. Tapi kalau lebih 2.000 masih ada, kita masih bisa tambahkan. Pihak Kodam XIV tetap menyiapkan," urai Imelda.
Baca juga:Wakil Wali Kota Makassar Apresiasi Vaksinasi PHRI-IHGMA dan YABBM
Dia pun mengajak warga yang belum vaksin untuk datang ke Sekolah Islam Athirah , karena dibuka untuk umum serta dibuat khusus untuk menfasilitasi dan memudahkan masyarakat mendapat vaksin, tak hanya untuk siswa dan keluarga saja. Pelaksanaan vaksinasi juga di ruang terbuka dan alurnya teratur, sehingga tidak menimbulkan kerumunan.
Menurut Imelda, Sekolah Islam Athirah menginisiasi pelaksanaan vaksinasi itu juga dengan alasan untuk memantapkan persiapan pembelajaran tatap muka (PTM). Jika semua siswa sudah divaksin, maka PTM dapat dilakukan dengan aman.
"Kita ingin siswa kita divaksin. Jangan sampai hari H masuk sekolah (tatap muka), ada aturan pemerintah untuk vaksin, kita kan sudah. Kita usahakan semua siswa kita sudah divaksin. Jadi bukan hanya siswa, tapi keluarga. Kenapa kita ajak Grab, karena siswa bisa saja menggunakan Grab jadi orang yang berhubungan dengan mereka sudah vaksin," pungkas Imelda.
Baca juga:Dukung Pengembangan UMKM Eceng Gondok, PLN Serahkan Bantuan Rp50 Juta
Siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Naila Nurul mengaku sengaja datang ke Sekolah Islam Athirah Jalan Kajaolalido untuk mengikuti vaksinasi setelah mendapatkan informasi dari guru. Dia mengaku terdorong untuk divaksin sebagai bentuk dukungan terhadap program vaksinasi agar pelaksanaan pembelajaran tatap muka dapat segera digelar dengan aman.
"Saya kelas dua SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Ada info dari guru di sekolah, jadi hari ini ikut vaksin. Saya mau divaksin untuk mendukung vaksinasi supaya sekolah tatap muka bisa dilakukan dan aman," pungkas Naila.
Untuk mencapai target tersebut, Sekolah Islam Athirah bekerja sama dengan Kodam XIV Hasanuddin menggelar vaksinasi yang berlangsung tanggal 16 dan 17 Juli 2021 di Sekolah Islam Athirah Jalan Kajaolliddo No 22 Makassar.
Baca juga:Keluarga Pegawai, Vendor dan Asosiasi Pelindo IV Divaksin Covid-19
Kegiatan itu turut didukung oleh Badan Musyawarah Jamiah (BMJ) Athirah, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sulsel dan Satgas Covid KG-Athirah.
Ketua Panitia Pelaksana, Imelda Makkuassang mengatakan, kegiatan vaksinasi itu menyasar siswa SMP dan SMA Islam Athirah yang berusia 12-17 tahun, keluarga siswa, masyarakat umum, serta mitra driver Grab.
Antusiasme peserta vaksinasi cukup tinggi. Dari target 2.000 peserta yang divaksin selama dua hari pelaksanaan, hingga pukul 12.00 Wita pada Jumat (16/7), sudah ada 900 orang yang telah divaksin. Imelda memproyeksi, hari pertama penyelenggaraan vaksinasi tersebut bisa diikuti 1.500 orang.
"Kalau sampai sore mungkin bisa 1.500 orang. Kita siapkan vaksin 2.000 untuk dipakai dua hari. Tapi kalau lebih 2.000 masih ada, kita masih bisa tambahkan. Pihak Kodam XIV tetap menyiapkan," urai Imelda.
Baca juga:Wakil Wali Kota Makassar Apresiasi Vaksinasi PHRI-IHGMA dan YABBM
Dia pun mengajak warga yang belum vaksin untuk datang ke Sekolah Islam Athirah , karena dibuka untuk umum serta dibuat khusus untuk menfasilitasi dan memudahkan masyarakat mendapat vaksin, tak hanya untuk siswa dan keluarga saja. Pelaksanaan vaksinasi juga di ruang terbuka dan alurnya teratur, sehingga tidak menimbulkan kerumunan.
Menurut Imelda, Sekolah Islam Athirah menginisiasi pelaksanaan vaksinasi itu juga dengan alasan untuk memantapkan persiapan pembelajaran tatap muka (PTM). Jika semua siswa sudah divaksin, maka PTM dapat dilakukan dengan aman.
"Kita ingin siswa kita divaksin. Jangan sampai hari H masuk sekolah (tatap muka), ada aturan pemerintah untuk vaksin, kita kan sudah. Kita usahakan semua siswa kita sudah divaksin. Jadi bukan hanya siswa, tapi keluarga. Kenapa kita ajak Grab, karena siswa bisa saja menggunakan Grab jadi orang yang berhubungan dengan mereka sudah vaksin," pungkas Imelda.
Baca juga:Dukung Pengembangan UMKM Eceng Gondok, PLN Serahkan Bantuan Rp50 Juta
Siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Naila Nurul mengaku sengaja datang ke Sekolah Islam Athirah Jalan Kajaolalido untuk mengikuti vaksinasi setelah mendapatkan informasi dari guru. Dia mengaku terdorong untuk divaksin sebagai bentuk dukungan terhadap program vaksinasi agar pelaksanaan pembelajaran tatap muka dapat segera digelar dengan aman.
"Saya kelas dua SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Ada info dari guru di sekolah, jadi hari ini ikut vaksin. Saya mau divaksin untuk mendukung vaksinasi supaya sekolah tatap muka bisa dilakukan dan aman," pungkas Naila.
(luq)
Lihat Juga :