Kasus Pencabulan Bocah di Tambora, Polisi: Segera Kita Lakukan Penangkapan
Kamis, 15 Juli 2021 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
Ayah kandung korban, Rohmansyah (42) menceritakan, sang anak mulanya tinggal bersama mantan istri dan ayah tirinya di Tambora, Jakarta Barat. Kemudian pada saat anaknya menginjak kelas tujuh Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2018, AS mulai melakukan aksi pencabulan kepada anaknya.
"Jadi pertama kali diperkosa sekitar 13 tahun, kelas 1 (VII) SMP," ujar Rohman kepada wartawan, Kamis (15/7/2021). Baca juga: Aktivis Perempuan Dianiaya dan Diintimidasi, Diduga Imbas Kasus Pencabulan Putra Kiai di Jombang
Selanjutnya, sang anak diminta AS untuk tutup mulut dan mengancam bila memberitahu perbuatan kejinya itu kepada siapapun. Aksi pencabulan itu, lanjut Rohman, berlangsung lama hingga anaknya mengalami trauma.
"Dia (sang anak) takut karena waktu pertama itu diancam sama ayah tirinya kalau sampai dia ngomong nanti ibunya sakit. Ancamannya seperti itu kata anak saya," paparnya.
Rohman mengatakan, ia mengetahui aksi pencabulan AS kepada anaknya setelah sang anak bercerita kepada istrinya atau ibu tirinya. Mendengar cerita itu, ia mengaku emosi dan langsung melaporkan kejadian itu ke kantor Unit reskrim Polres Metro Jakarta Barat.
"Jadi pertama kali diperkosa sekitar 13 tahun, kelas 1 (VII) SMP," ujar Rohman kepada wartawan, Kamis (15/7/2021). Baca juga: Aktivis Perempuan Dianiaya dan Diintimidasi, Diduga Imbas Kasus Pencabulan Putra Kiai di Jombang
Selanjutnya, sang anak diminta AS untuk tutup mulut dan mengancam bila memberitahu perbuatan kejinya itu kepada siapapun. Aksi pencabulan itu, lanjut Rohman, berlangsung lama hingga anaknya mengalami trauma.
"Dia (sang anak) takut karena waktu pertama itu diancam sama ayah tirinya kalau sampai dia ngomong nanti ibunya sakit. Ancamannya seperti itu kata anak saya," paparnya.
Rohman mengatakan, ia mengetahui aksi pencabulan AS kepada anaknya setelah sang anak bercerita kepada istrinya atau ibu tirinya. Mendengar cerita itu, ia mengaku emosi dan langsung melaporkan kejadian itu ke kantor Unit reskrim Polres Metro Jakarta Barat.
Lihat Juga :