New Normal Jabar, Polda-Kodam Siagakan Personel Penegak Disiplin di Area Publik
Rabu, 27 Mei 2020 - 18:00 WIB
loading...
Gubernur Jabar sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil memberikan keterangan terkait tatanan new normal. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
A
A
A
BANDUNG - Pemprov Jabar menyosialisasikan penerapan tatanan normal baru (new normal) di Provinsi Jabar. Sosialisasi dimulai Rabu (27/5/2020) hingga Minggu 31 Mei 2020.
Selama massa itu, Polda Jabar dan Kodam III/Siliwangi memetakan kekuatan personel yang akan diterjunkan pada Senin 1 Juni 2020 untuk mengawal disiplin masyarakat selama masa transisi dan adaptasi new normal.
"Ya kami akan mulai (new normal) kurang lebih di hari Senin. Jadi hari Rabu ini sampai Minggu kami sosialisasi dan saya minta kepada rekan media bantu mensosialisasikan nanti di hari kerja, di hari Senin kita mulai (new normal)," kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Mapolda Jabar, Rabu (27/5/2020).
Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengemukakan, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, butuh waktu untuk mengukur jumlah personel yang akan ditempatkan di mal.
"Yang tadinya di mal gak ada TNI dan Polri, kan karena perintah presiden selama 14 hari (saat new normal) harus ada, untuk melatih disiplin. Kan (jumlah personel Polri dan TNI) harus dihitung ya. Itu butuh waktu sampai Minggu kami melakukan pemetaan itu," ujar Kang Emil.
Gubernur menuturkan, tatanan normal baru akan diterapkan di 27 kota/kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Namun di tiap kota/kabupaten berbeda. (BACA JUGA: New Normal Dimulai Senin, Pemprov Jawa Barat Lakukan Sosialisasi )
Yang pasti, new normal hanya diterapkan di kawasan seperti desa atau kelurahan yang masuk kategori zona kuning, hijau, dan biru. Sedangkan yang masih zona merah dan hitam belum bisa menerapkan new normal. (BACA JUGA: New Normal Jabar, Kang Emil: Ada Sanksi bagi Pelanggar Aturan )
Selama massa itu, Polda Jabar dan Kodam III/Siliwangi memetakan kekuatan personel yang akan diterjunkan pada Senin 1 Juni 2020 untuk mengawal disiplin masyarakat selama masa transisi dan adaptasi new normal.
"Ya kami akan mulai (new normal) kurang lebih di hari Senin. Jadi hari Rabu ini sampai Minggu kami sosialisasi dan saya minta kepada rekan media bantu mensosialisasikan nanti di hari kerja, di hari Senin kita mulai (new normal)," kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Mapolda Jabar, Rabu (27/5/2020).
Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengemukakan, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, butuh waktu untuk mengukur jumlah personel yang akan ditempatkan di mal.
"Yang tadinya di mal gak ada TNI dan Polri, kan karena perintah presiden selama 14 hari (saat new normal) harus ada, untuk melatih disiplin. Kan (jumlah personel Polri dan TNI) harus dihitung ya. Itu butuh waktu sampai Minggu kami melakukan pemetaan itu," ujar Kang Emil.
Gubernur menuturkan, tatanan normal baru akan diterapkan di 27 kota/kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Namun di tiap kota/kabupaten berbeda. (BACA JUGA: New Normal Dimulai Senin, Pemprov Jawa Barat Lakukan Sosialisasi )
Yang pasti, new normal hanya diterapkan di kawasan seperti desa atau kelurahan yang masuk kategori zona kuning, hijau, dan biru. Sedangkan yang masih zona merah dan hitam belum bisa menerapkan new normal. (BACA JUGA: New Normal Jabar, Kang Emil: Ada Sanksi bagi Pelanggar Aturan )
Lihat Juga :