Kematian Pasien COVID-19 Isoman Tinggi, Ridwan Kamil: TNI Bakal Terjun Bagikan Obat Gratis
Selasa, 13 Juli 2021 - 12:40 WIB
loading...
A
A
A
"Supaya bisa tahu (pasien) isoman yang di Jabar ini kondisinya membaik atau memburuk. Jangan sampai baru paham ada warganya yang meninggal dunia di rumah, itu arahan saya mulai kemarin agar rutin keliling ke yang isoman," tegasnya.
Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, sejak fitur Isoman di aplikasi Pikobar diluncurkan, terdapat lonjakan luar biasa terkait permintaan obat-obatan gratis dalam bentuk vitamin dan obat, termasuk permintaan layanan telekonsultasi dari pasien isoman.
"Saya sampaikan juga, dari 80.000-an kasus aktif di Jabar, 60.000-an itu ada di rumah (pasien isoman). Jadi, sebenarnya, kesimpulan kasus aktif di Jabar itu ada di rumah-rumah, maka dari itu kami meyakini bahwa obat gratis dan telekonsultasi itu tepat ya," tutur Kang Emil.
Dalam kesempatan itu, Kang Emil mengungkapkan, pada pertengahan pekan ini, pemerintah pusat juga akan mengirimkan bantuan obat-obatan gratis bagi pasien isoman. Bahkan, kata dia, program tersebut akan diluncurkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Yang mengirimkan obat gratis pada pasien isoman yang tidak mampu akan dilakukan oleh TNI. Oleh karena itu, khusus di Jabar yang sudah mendahului, supaya tidak ada duplikasi, maka kita akan koordinasi dengan pihak Pikobar, dinas kesehatan, dan TNI," katanya.
"Sehingga, kalau tadi yang memohon (obat) ke Pikobar ada 20.000, kan berarti masih ada 40.000-an warga yang kasus aktif tapi di rumah yang belum dijangkau oleh bantuan obat gratis yang dijangkau oleh provinsi. Nanti bisa dicover oleh bantuan Presiden oleh TNI," tandas Kang Emil.
Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, sejak fitur Isoman di aplikasi Pikobar diluncurkan, terdapat lonjakan luar biasa terkait permintaan obat-obatan gratis dalam bentuk vitamin dan obat, termasuk permintaan layanan telekonsultasi dari pasien isoman.
"Saya sampaikan juga, dari 80.000-an kasus aktif di Jabar, 60.000-an itu ada di rumah (pasien isoman). Jadi, sebenarnya, kesimpulan kasus aktif di Jabar itu ada di rumah-rumah, maka dari itu kami meyakini bahwa obat gratis dan telekonsultasi itu tepat ya," tutur Kang Emil.
Dalam kesempatan itu, Kang Emil mengungkapkan, pada pertengahan pekan ini, pemerintah pusat juga akan mengirimkan bantuan obat-obatan gratis bagi pasien isoman. Bahkan, kata dia, program tersebut akan diluncurkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Yang mengirimkan obat gratis pada pasien isoman yang tidak mampu akan dilakukan oleh TNI. Oleh karena itu, khusus di Jabar yang sudah mendahului, supaya tidak ada duplikasi, maka kita akan koordinasi dengan pihak Pikobar, dinas kesehatan, dan TNI," katanya.
"Sehingga, kalau tadi yang memohon (obat) ke Pikobar ada 20.000, kan berarti masih ada 40.000-an warga yang kasus aktif tapi di rumah yang belum dijangkau oleh bantuan obat gratis yang dijangkau oleh provinsi. Nanti bisa dicover oleh bantuan Presiden oleh TNI," tandas Kang Emil.
Lihat Juga :