Pastikan Kondisi Kesehatan, 1.600 Anggota Polrestro Depok Ikuti Rapid Test
Rabu, 27 Mei 2020 - 15:43 WIB
loading...
A
A
A
Kombes Azis mengungkapkan, jika ada anggotanya yang reaktif, yang bersangkutan segera diperlakukan dengan protokol kesehatan. Hal itu juga dilaporkan ke satuan atasan untuk tindak lanjut perawatan. Karantina pun mutlak dilakukan bagi yang hasilnya reaktif.
“Ini dilakukan untuk memetakan mana yang terpapar atau tidak. Harapan saya tentu tidak ada yang terpapar. Proses ini penting karena mereka ada di lapangan sehingga kalau ada yang terpapar (reaktif) akan dikarantina 14 hari dipisahkan dengan yang sehat. Persiapan bagi reaktif kita siapkan di RS Kramat Jati atau di Brimob,” tambahnya.
(Baca: Polisi Bekuk 7 Pelaku Pengeroyokan Bersenjata Parang di Depok)
Wakil Wali kota Depok Pradi Supriatna menambahkan, rapid test ini adalah salah satu langkah pencegahan. Sejumlah rumah sakit pun sudah dipersiapkan untuk merawat pasien yang terpapar.
”Kami sudah ada Gugus Tugas Covid19 termasuk rumah sakit rujukan, ada RSUD, RSUI dan RS Brimob untuk menampung pasien positif,” katanya.
“Ini dilakukan untuk memetakan mana yang terpapar atau tidak. Harapan saya tentu tidak ada yang terpapar. Proses ini penting karena mereka ada di lapangan sehingga kalau ada yang terpapar (reaktif) akan dikarantina 14 hari dipisahkan dengan yang sehat. Persiapan bagi reaktif kita siapkan di RS Kramat Jati atau di Brimob,” tambahnya.
(Baca: Polisi Bekuk 7 Pelaku Pengeroyokan Bersenjata Parang di Depok)
Wakil Wali kota Depok Pradi Supriatna menambahkan, rapid test ini adalah salah satu langkah pencegahan. Sejumlah rumah sakit pun sudah dipersiapkan untuk merawat pasien yang terpapar.
”Kami sudah ada Gugus Tugas Covid19 termasuk rumah sakit rujukan, ada RSUD, RSUI dan RS Brimob untuk menampung pasien positif,” katanya.
(muh)
Lihat Juga :