Soal Dugaan Pungli di Pemakaman Khusus COVID-19 di Bandung, Gubernur Jabar Minta Maaf

Minggu, 11 Juli 2021 - 09:48 WIB
loading...
Soal Dugaan Pungli di...
Dugaan pungutan liar yang dilakukan oknum di TPU Cikadut khusus COVID-19 di Kota Bandung mendapat respons cepat dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dok/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Dugaan pungutan liar yang dilakukan oknum di TPU Cikadut khusus COVID-19 di Kota Bandung mendapat respons cepat dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Hal itu setelah sebuah keluhan warga yang mesti membayar uang Rp2,8 juta untuk memakamkan orang tuanya viral di media sosial.

"Kami memohon maaf atas dinamika yang terjadi di lapangan, karena seharusnya hal ini tidak terjadi," tulis Ridwan Kamil melalui akun Instagram pribadi nya @ridwankamil pada Minggu (11/7/2021).

Menurut dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkot Bandung melalui Wakil Wali Kota Bandung terkait masalah ini. Ridwan Kamil meminta agar pemerintah daerah memperbaiki dan meningkatkan pengawasan terkait pemakaman COVID-19 di wilayahnya masing-masing.

Dia berharap, kejadian serupa jangan sampai terjadi lagi. Catatatan MPI, kasus pungutan di TPU Cikadut tahun lalu sempat viral. Kemudian Pemkot Bandung mengklaim mengalokasikan Rp4 miliar untuk pemakaman Covid. Pada kenyataannya, tenaga PHL di TPU mengaku gaji bulanan selalu telat cair. Baca: Viral Pungli di Pemakaman COVID-19 Bandung, Ridwan Kamil: Oknum Sudah Dipecat.

Mereka pun tidak mendapatkan perlengkapan pemakaman yang memadai. "Juga arahan yang sama juga disampaikan kepada kota kabupaten lainnya agar memastikan pelayanan kepada publik harus optimal dan tidak berbayar," pungkasnya. Baca Juga: Terlindas Bus, Pengendara Motor Tewas di Lokasi Kejadian.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPRD Kota Bandung Rancang...
DPRD Kota Bandung Rancang Regulasi Baru untuk Dorong Kinerja BPR Bandung
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Kolaborasikan Musik-UMKM,...
Kolaborasikan Musik-UMKM, Konser HS Hey Slank Bandung Dipadati 25 Ribu Slankers
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Menginspirasi Publik,...
Menginspirasi Publik, Booth Program Keberlanjutan Hadirkan Solusi Kurangi Limbah Tekstil di Bandung
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Rekomendasi
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Berita Terkini
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved