PPKM Darurat, Volume Lalu Lintas Jalan Tol Turun 70 Persen

Sabtu, 10 Juli 2021 - 12:46 WIB
loading...
PPKM Darurat, Volume...
Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mendukung pelaksanaan PPKM Darurat dan pengetatan PPKM Mikro di berbagai wilayah yang turut berdampak pada volume lalu lintas jalan tol. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mendukung pelaksanaan PPKM Darurat dan pengetatan PPKM Mikro di berbagai wilayah yang turut berdampak pada volume lalu lintas jalan tol. Terdapat penurunan lalu lintas di semua tol mencapai 70 persen selama kebijakan itu berlangsung.

Anggota Pengurus Bidang Kebijakan Pengembangan Transaksi Tol Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Fitri Wiyanti mengatakan, volume lalu lintas tol mulai menurun sejak hari pertama PPKM Darurat. ”Dari tanggal 3 Juli sampai kemarin terdapat penurunan volume lalu lintas sekitar 30-40 persen dan ada beberapa yang alami sampai 70 persen,” ujarnya, Sabtu (10/7/2021).
Baca juga: Begini Cara Kerja Payment Gateway, Jalan Tol Buat Pembayaran Online

Menurut dia, penurunan volume lalu lintas tol ini wajar lantaran adanya penyekatan total pada beberapa ruas tol, tutup akses jalan, hingga skrining pemeriksaan kelengkapan dokumen untuk tiap penyintas. ”Kami sangat mendukung kebijakan pemerintah dan volume lalu lintas di tol memang menurun,” ucapnya.

Sekretaris Jenderal ATI Kris Ade Sudiyono mengungkapkan penurunan lalu lintas tol memang sudah terasa sejak awal pandemi Covid-19 pada 2020 lalu. Menurut dia, selama pandemi memang turun dibanding sebelum pandemi. ”Rata-rata tahun 2020 kita bukukan record (penurunan) 20-30 persen dibanding performa 2019,” ujarnya.

Lalu lintas tol sebenarnya sempat membaik pada periode awal 2021 kerja laju penularan Covid-19 bisa teratasi. Meskipun secara posisi belum kembali seperti sebelum pandemi, namun telah menunjukkan tren positif. ”Ketika ada kebijakan saat ini seperti PPKM Darurat dan Mikro kembali lagi nature lalu lintas tol kita turun dengan segala pembatasan terjadi,” ucapnya.

Namun demikian, situasi ini justru merupakan bentuk kontribusi anggota jalan tol untuk sama-sama mencegah penularan Covid-19 semakin berkembang di masyarakat. Sehingga, konsekuensinya memang lalu lintas turun, biaya operasi naik. ”Kami tetap jadi bagian dari anak bangsa. Mudah-mudahan dengan berbagai ikhtiar ini penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan,” kata Kris.
Baca juga: Paling Sering Dilanggar, Ini Batas Kecepatan Mobil di Jalan Tol Saat Berkendara

Pengusaha Jalan Tol Minta Pemerintah Percepat Stimulus Bantuan Covid
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, 334.000 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Jalan Tol di Provinsi...
Jalan Tol di Provinsi Riau Ditargetkan Bertambah 30 Km Tahun Ini
Atur Lalu Lintas, China...
Atur Lalu Lintas, China Resmi Terjunkan Robot Polisi di Jalan
Rekomendasi
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
Berita Terkini
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Infografis
Selama Ramadan, Penggunaan...
Selama Ramadan, Penggunaan Bahu Jalan Tol Dalam Kota Dimajukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved