Isolasi Mandiri di Rumah, Apa Saja Pemenuhan Gizi yang Harus Diperhatikan
Sabtu, 10 Juli 2021 - 01:55 WIB
loading...
Jika menjalani isolasi mandiri di rumah, apa saja pemenuhan gizi yang harus diperhatikan
A
A
A
SURABAYA - Lonjakan kasus penularan COVID-19 terus terjadi di Indonesia. Banyak warga yang akhirnya harus menjalani isolasi mandiri di rumah karena rumah sakit tak bisa menampung. Tantangan isolasi mandiri di rumah adalah masalah pemenuhan nutrisi yang harus terus dijaga.
Dosen Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Stefania Widya Setyaningtyas, S.Gz, MPH menuturkan, kebutuhan nutrisi seseorang saat isolasi mandiri berbeda-beda. Termasuk mereka yang harus menjalani isolasi mandiri di rumah.
“Kebutuhan gizi orang yang isolasi mandiri bergantung pada kondisi fisiknya sendiri. Misal ia mengalami gejala demam maka ia butuh asupan energi dan cairan yang lebih banyak dibandingkan biasanya. Adanya penyakit penyerta juga mempengaruhi kebutuhan gizinya,” kata Stefania.
baca juga: RS Lapangan Tembak Belum Bisa Layani Pasien COVID-19 Gara-gara Tabung Oksigen Langka
Ia melanjutkan, tidak ada makanan yang dapat mencegah atau menyembuhkan COVID-19. Semua makanan yang kita konsumsi lebih berperan untuk mengoptimalkan kerja sistem imun tubuh. Makanan yang baik adalah makanan yang seimbang dan beragam.
“Ikuti anjuran Piring Makanku dengan selalu mengkonsumsi sumber protein, karbohidrat, sayur dan buah, serta air yang cukup,” ucapnya.
Perlu diketahui bahwa status gizi seseorang juga dapat memprediksi tingkat keparahan akibat terpapar COVID-19. “Orang yang obesitas diketahui berpeluang besar untuk menderita COVID-19 dengan gejala yang lebih berat. Makanya menjaga pola makan seimbang serta cukup beraktivitas fisik di rumah menjadi hal penting yang harus dilakukan,” ungkapnya.
Dosen Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Stefania Widya Setyaningtyas, S.Gz, MPH menuturkan, kebutuhan nutrisi seseorang saat isolasi mandiri berbeda-beda. Termasuk mereka yang harus menjalani isolasi mandiri di rumah.
“Kebutuhan gizi orang yang isolasi mandiri bergantung pada kondisi fisiknya sendiri. Misal ia mengalami gejala demam maka ia butuh asupan energi dan cairan yang lebih banyak dibandingkan biasanya. Adanya penyakit penyerta juga mempengaruhi kebutuhan gizinya,” kata Stefania.
baca juga: RS Lapangan Tembak Belum Bisa Layani Pasien COVID-19 Gara-gara Tabung Oksigen Langka
Ia melanjutkan, tidak ada makanan yang dapat mencegah atau menyembuhkan COVID-19. Semua makanan yang kita konsumsi lebih berperan untuk mengoptimalkan kerja sistem imun tubuh. Makanan yang baik adalah makanan yang seimbang dan beragam.
“Ikuti anjuran Piring Makanku dengan selalu mengkonsumsi sumber protein, karbohidrat, sayur dan buah, serta air yang cukup,” ucapnya.
Perlu diketahui bahwa status gizi seseorang juga dapat memprediksi tingkat keparahan akibat terpapar COVID-19. “Orang yang obesitas diketahui berpeluang besar untuk menderita COVID-19 dengan gejala yang lebih berat. Makanya menjaga pola makan seimbang serta cukup beraktivitas fisik di rumah menjadi hal penting yang harus dilakukan,” ungkapnya.
Lihat Juga :