SPPG Jadi Prioritas di PLBN Yetetkun, BNPP RI Dorong Pemenuhan Gizi Warga Perbatasan
Selasa, 10 Februari 2026 - 12:43 WIB
loading...
Pembangunan SPPG di PLBN Yetetkun Boven Digoel dorong pemenuhan gizi warga perbatasan. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun dinilai penting. Hal itu sebagai langkah strategis menghadirkan layanan dasar yang adil dan merata di kawasan terdepan Indonesia–Papua Nugini.
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) Komjen Pol Makhruzi Rahman, saat melakukan kunjungan ke PLBN Yetetkun, Kabupaten Boven Digoel, guna memastikan pelayanan lintas batas berjalan optimal sekaligus menyerap langsung aspirasi serta kebutuhan masyarakat perbatasan, Kamis 5 Februari 2026.
Dalam kunjungan itu, Komjen Pol. Makhruzi Rahman menempuh perjalanan darat selama kurang lebih tiga jam dari pusat Kabupaten Boven Digoel menuju PLBN Yetetkun. Sepanjang perjalanan, Komjen Pol Makhruzi mencermati langsung kondisi infrastruktur jalan yang masih membutuhkan perhatian serius, khususnya pada sejumlah ruas yang belum beraspal dan beberapa titik rawan longsor di sisi tebing.
Baca juga: BGN Ingatkan SPPG Tak Boleh Paksa Sekolah yang Menolak MBG
“Kita lihat bersama bahwa jalan dari Boven Digoel menuju PLBN Yetetkun masih ada yang berbatu, kemudian ada juga yang sudah jadi tetapi di beberapa bagian terlihat longsor di pinggir-pinggir jalan,” ujarnya Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama, terutama pemerintah pusat dan daerah, agar akses utama menuju kawasan perbatasan tetap terpelihara, aman, dan mendukung mobilitas masyarakat serta pelayanan negara.
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) Komjen Pol Makhruzi Rahman, saat melakukan kunjungan ke PLBN Yetetkun, Kabupaten Boven Digoel, guna memastikan pelayanan lintas batas berjalan optimal sekaligus menyerap langsung aspirasi serta kebutuhan masyarakat perbatasan, Kamis 5 Februari 2026.
Dalam kunjungan itu, Komjen Pol. Makhruzi Rahman menempuh perjalanan darat selama kurang lebih tiga jam dari pusat Kabupaten Boven Digoel menuju PLBN Yetetkun. Sepanjang perjalanan, Komjen Pol Makhruzi mencermati langsung kondisi infrastruktur jalan yang masih membutuhkan perhatian serius, khususnya pada sejumlah ruas yang belum beraspal dan beberapa titik rawan longsor di sisi tebing.
Baca juga: BGN Ingatkan SPPG Tak Boleh Paksa Sekolah yang Menolak MBG
“Kita lihat bersama bahwa jalan dari Boven Digoel menuju PLBN Yetetkun masih ada yang berbatu, kemudian ada juga yang sudah jadi tetapi di beberapa bagian terlihat longsor di pinggir-pinggir jalan,” ujarnya Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama, terutama pemerintah pusat dan daerah, agar akses utama menuju kawasan perbatasan tetap terpelihara, aman, dan mendukung mobilitas masyarakat serta pelayanan negara.
Lihat Juga :