Buka Rakor PPG, Rektor UNM: Ini Jawaban Kekurangan Guru Profesional
Jum'at, 09 Juli 2021 - 19:41 WIB
loading...
Rektor UNM, Prof Faisal Syam membuka rakor yang diselenggarakan program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Foto: Humas UNM
A
A
A
MAKASSAR - Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) UNM menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan dalam jabatan angkatan lll tahun 2021 di Hotel Claro, Jumat (9/7/2021).
Kegiatan tersebut dihadiri para wakil rektor, seluruh dosen dan guru pamong. Rakor akan berlangsung selama dua hari, mulai 9 sampai 10 Juli 2021.
Baca juga:Rektor UNM Tegaskan Seleksi Jalur Mandiri Bukan Ajang Titip-titipan
Ketua Program PPG, Darmawang melaporkan, jumlah mahasiswa PPG dalam jabatan dari Kemendikbud sebanyak 519 orang, tersebar di 14 bidang studi. Sementara jumlah mahasiswa PPG dalam jabatan dari Kementerian Agama 150 orang, tersebar di 5 bidang studi.
“Total peserta PPG dalam jabatan baik itu dalam lingkup Kemendikbud dan Kemenag total 669 orang peserta,” ungkapnya.
Pada pelaksanaan PPG kali ini akan didampingi dosen dan guru pamong, dari Kemendikbud sebanyak 153 orang, dan dari Kemenag 45 orang.
Baca juga:Bertemu di Pinisi, Rektor UNM dan Mentan Diskusi hingga Nyanyi Bareng
Sementara itu dalam arahannya, Rektor UNM , Prof Husain Syam mengatakan, latar belakang pelaksanaan PPG ini untuk menjawab kekurangan guru yang profesional, distribusi guru yang kurang merata, kualifikasi gura yang rendah, dan guru yang memiliki kompetensi yang masih rendah.
“Untuk menjawab kekurangan guru yang profesional, distribusi guru yang kurang merata, kualifikasi guru yang rendah, dan guru yang memiliki kompetensi yang masih rendah. Inilah yang mau kita jawab,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menekankan agar tanggung jawab pelaksanaan PPG dapat dijalankan dengan baik, sehingga mampu mencetak guru yang profesional yang menjadi garda terdepan dalam kemajuan bangsa.
Baca juga:Kunjungi UNM, Senat Poleteknik Pelayaran Barombong Belajar SOP
Ia berharap, kegiatan ini mampu memberi kesadaran bagi para pelaksana tugas, baik itu dosen dan seluruh unsur yang terlibat dalam program PPG dalam menjalankan tugas dengan baik.
“Kita harus merasa punya amanah diberi tanggung jawab untuk melakukan tugas ini, kitalah yang mengelola ini ditugaskan untuk memperbaiki ini semua,” harapnya.
Kegiatan tersebut dihadiri para wakil rektor, seluruh dosen dan guru pamong. Rakor akan berlangsung selama dua hari, mulai 9 sampai 10 Juli 2021.
Baca juga:Rektor UNM Tegaskan Seleksi Jalur Mandiri Bukan Ajang Titip-titipan
Ketua Program PPG, Darmawang melaporkan, jumlah mahasiswa PPG dalam jabatan dari Kemendikbud sebanyak 519 orang, tersebar di 14 bidang studi. Sementara jumlah mahasiswa PPG dalam jabatan dari Kementerian Agama 150 orang, tersebar di 5 bidang studi.
“Total peserta PPG dalam jabatan baik itu dalam lingkup Kemendikbud dan Kemenag total 669 orang peserta,” ungkapnya.
Pada pelaksanaan PPG kali ini akan didampingi dosen dan guru pamong, dari Kemendikbud sebanyak 153 orang, dan dari Kemenag 45 orang.
Baca juga:Bertemu di Pinisi, Rektor UNM dan Mentan Diskusi hingga Nyanyi Bareng
Sementara itu dalam arahannya, Rektor UNM , Prof Husain Syam mengatakan, latar belakang pelaksanaan PPG ini untuk menjawab kekurangan guru yang profesional, distribusi guru yang kurang merata, kualifikasi gura yang rendah, dan guru yang memiliki kompetensi yang masih rendah.
“Untuk menjawab kekurangan guru yang profesional, distribusi guru yang kurang merata, kualifikasi guru yang rendah, dan guru yang memiliki kompetensi yang masih rendah. Inilah yang mau kita jawab,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menekankan agar tanggung jawab pelaksanaan PPG dapat dijalankan dengan baik, sehingga mampu mencetak guru yang profesional yang menjadi garda terdepan dalam kemajuan bangsa.
Baca juga:Kunjungi UNM, Senat Poleteknik Pelayaran Barombong Belajar SOP
Ia berharap, kegiatan ini mampu memberi kesadaran bagi para pelaksana tugas, baik itu dosen dan seluruh unsur yang terlibat dalam program PPG dalam menjalankan tugas dengan baik.
“Kita harus merasa punya amanah diberi tanggung jawab untuk melakukan tugas ini, kitalah yang mengelola ini ditugaskan untuk memperbaiki ini semua,” harapnya.
(luq)
Lihat Juga :