Empat Lawang Gempar, Suami Dibacok Lalu Istri Diperkosa 5 Orang Tak Dikenal
Jum'at, 09 Juli 2021 - 19:11 WIB
loading...
Pasutri MY (55) dan istrinya DE (44) menjadi korban penodongan (begal). Foto/Ilustrasi
A
A
A
EMPATLAWANG - Sungguh malang yang dialami pasangan suami istri, berinisial MY (55) dan DE (44) warga Desa Rantau Dodor, Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang, Sumsel. Keduanya menjadi korban pembegalan , pada Sabtu (3/7/2021) di Talang (perkebunan) Padang Ris, Desa Tangga Rasa, Kecamatan Sikap Dalam, Kabupaten Empat Lawang.
Baca juga: Begal Sadis Rampas Ponsel di Teras Rumah, Lukai Korban dengan Pisau
Kapolsek Ulu Musi, AKP M Yusup Lubis saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kasus pembegalan dan pemerkosaan tersebut. Berdasarkan keterangan dari laporan korban, pelaku berjumlah lima orang.
"Peristiwa itu bermula saat pasutri itu berada di dalam dangau (pondok), tiba-tiba lima pelaku datang dan langsung memborgol tangan, mengikat kaki dan menutup kepala MY. Tidak hanya sampai di situ, para pelaku juga memukul dan membacok MY," kata Yusuf Lubis saat dikonfirmasi, Jumat (9/7/2021).
Baca juga: Blitar Gempar, Istri Tewas Telanjang di Kamar dan Suami Ditemukan Gantung Diri
Dijelaskan Yusuf, setelah menyekap MY, kemudian para pelaku langsung membawa MY ke bagian bawah pondok. Dan saat berada di bawah pondok, MY kembali kena bacok pada bagian tangan karena berusaha untuk membuka sarung yang menutupi muka dari salah satu pelaku. "Disaat bersamaan salah satu dari lima pelaku merudapaksa DE (istri MY) di belakang dangau (pondok) korban," jelasnya.
Aksi para pelaku tidak sampai disitu saja, tiga pelaku lainnya juga mengambil kopi yang ada di pondok sekitar 200 kg, satu unit sepeda motor, uang tunai Rp700 ribu, dan satu unit ponsel. "Setelah melakulan aksinya, lima pelaku langsung kabur meninggalkan korban di lokasi," katanya.
Baca juga: Usai Didenda Rp5 Juta Akibat Langgar PPKM Darurat, Tukang Bubur Pilih Pulang Kampung
Setelah kejadian, warga mendapati MY dan DE di lokasi langsung membawa korban yang tangannya masih dalam keadaan terborgol beserta istrinya ke Polsek Pendopo, untuk mendapatkan pertolongan pertama. Baru selanjutnya dibawa ke Polsek Ulu Musi. "Hingga kini kasusnya sedang kita dilidik," pungkas Yusuf.
Baca juga: Begal Sadis Rampas Ponsel di Teras Rumah, Lukai Korban dengan Pisau
Kapolsek Ulu Musi, AKP M Yusup Lubis saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kasus pembegalan dan pemerkosaan tersebut. Berdasarkan keterangan dari laporan korban, pelaku berjumlah lima orang.
"Peristiwa itu bermula saat pasutri itu berada di dalam dangau (pondok), tiba-tiba lima pelaku datang dan langsung memborgol tangan, mengikat kaki dan menutup kepala MY. Tidak hanya sampai di situ, para pelaku juga memukul dan membacok MY," kata Yusuf Lubis saat dikonfirmasi, Jumat (9/7/2021).
Baca juga: Blitar Gempar, Istri Tewas Telanjang di Kamar dan Suami Ditemukan Gantung Diri
Dijelaskan Yusuf, setelah menyekap MY, kemudian para pelaku langsung membawa MY ke bagian bawah pondok. Dan saat berada di bawah pondok, MY kembali kena bacok pada bagian tangan karena berusaha untuk membuka sarung yang menutupi muka dari salah satu pelaku. "Disaat bersamaan salah satu dari lima pelaku merudapaksa DE (istri MY) di belakang dangau (pondok) korban," jelasnya.
Aksi para pelaku tidak sampai disitu saja, tiga pelaku lainnya juga mengambil kopi yang ada di pondok sekitar 200 kg, satu unit sepeda motor, uang tunai Rp700 ribu, dan satu unit ponsel. "Setelah melakulan aksinya, lima pelaku langsung kabur meninggalkan korban di lokasi," katanya.
Baca juga: Usai Didenda Rp5 Juta Akibat Langgar PPKM Darurat, Tukang Bubur Pilih Pulang Kampung
Setelah kejadian, warga mendapati MY dan DE di lokasi langsung membawa korban yang tangannya masih dalam keadaan terborgol beserta istrinya ke Polsek Pendopo, untuk mendapatkan pertolongan pertama. Baru selanjutnya dibawa ke Polsek Ulu Musi. "Hingga kini kasusnya sedang kita dilidik," pungkas Yusuf.
(eyt)
Lihat Juga :